Nyaris Perkosa Nenek, Pemuda di Gunungkidul Babak Belur Dihajar Warga

Kuntadi ยท Minggu, 10 Februari 2019 - 17:30 WIB
Nyaris Perkosa Nenek, Pemuda di Gunungkidul Babak Belur Dihajar Warga

Aksi tak senonoh nyaris menimpa MA (56) di Wonosari, Gunungkidul. Nenek tersebut hendak diperkosa pemuda mabuk. (Foto: ilustrasi)

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Aksi tak terpuji dilakukan HR (26) warga Wonosari, Gunungkidul, DIY. HR yang sedang mabuk berat akibat terlalu banyak mengonsumsi minuman keras (miras) nyaris memerkosa nenek MA (56) tetangga sendiri.

Beruntung, aksi tak senonoh HR ini diketahui warga. HR pun langsung ditangkap dan jadi bulan-bulanan warga sebelum diserahkan ke polisi untuk diproses lebih lanjut. Peristiwa yang mengggegerkan warga Wonosari itu terjadi Minggu (10/2/2019) dini hari.

Informasi yang diperoleh iNews.id, aksi HR diketahui anak dan menantu dari korban MA (56) yang mendengar suara gaduh di dalam kamar korban. Lantaran tidak biasa dengan kejadian itu, kedua saksi keluar rumah untuk mencari tahu keadaan yang sebenarnya.

Setelah diintip melalui celah dari jendela, dilihatnya pelaku berusaha menindih korban. Pelaku hanya mengenakan sarung dan korban berusaha melawan dan berontak. Melihat kondisi tersebut, anak dan menantu korban berteriak meminta tolong. Sontak banyak warga berdatangan ke rumah korban.

BACA JUGA:

Keji, Janda Muda 1 Anak Diperkosa Bergilir 8 Remaja di Takalar

Diduga Perkosa Anak Tiri, Ayah 4 Anak di Madina Nyaris Diamuk Warga

Kasus Pemerkosaan Mahasiswi UGM Akhirnya Diselesaikan secara Internal

Saat itulah pelaku berusaha keluar dan diamankan warga. Adu mulut pun tak terhindarkan hingga membuat warga emosi. Untuk menghindari aksi main hakim sendiri, pelaku diamankan ke Polres Gunungkidul. “Dia (pelaku) dalam kondisi terpengaruh minuman keras,” kata Kasatreskrim Polres Gunungkidul, AKP Riko Sanjaya.

Menurut Riko, penyidik akan memproses hukum tersangka yang telah melakukan tindakan asusila. Pascakejadian, pelaku dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara korban baru melaporkan pada siang harinya. “Tetap perkara ini akan kita proses,” tandasnya.

 


Editor : Kastolani Marzuki