Pemilu 2019, Polisi Petakan 21 TPS Rawan di Kulonprogo

Kuntadi ยท Senin, 11 Februari 2019 - 12:07 WIB
Pemilu 2019, Polisi Petakan 21 TPS Rawan di Kulonprogo

Simulasi untuk penanganan kericuhan Polres Kulonprogo saat pemilu. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id – Polisi memetakan 21 lokasi tempat pemungutan suara (TPS) yang dinilai rawan dalam Pemilu 2019 di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Penetapan TPS rawan ini berlandaskan berbagai indikator kerawanan yang telah ditetapkan.

"Semua ada 21 TPS yang kami petakan rawan dan itu sudah dipantau sejak awal," ujar Kabag Ops Polres Kulonprogo Kompol Sudarmawan, Senin (11/2/2019).

Dia menjelaskan, lokasi 21 TPS ini tersebar di 6 kecamatan. Yakni Kecamatan Galur, Temon, Wates, Samigaluh, Kalibawang dan Kecamatan Girimulyo. Tingkat kerawanan di masing-masing lokasi berbeda karena faktot geografis, sejarah konflik di masa lalu sampai dengan jumlah caleg dalam setiap TPS.

BACA JUGA: Merasa Terganggu, Kakak Beradik di Yogyakarta Aniaya Massa Kampanye

Dia mencontohkan untuk wilayah kerawanan di Perbukitan Menoreh yang ada di Kecamatan Girimulyo, Kalibawang dan Samigaluh. Ketiga wilayah ini didominasi perbukitan yang akses jalannya cukup sulit. Hal ini menjadikan warga yang akan menggunakan hak suaranya rawan kecelakaan, begitupun dalam hal distribusi logistik.

Kendati demikian, polisi sudah siap untuk mengawal dalam proses distribusi logistik agar tidak ada pelanggaran. Begitu juga dengan jalur rawan kecelakaan akan ditempatkan personel yang siap membantu akses masyarakat.

"Bersama TNI, kami siap membantu mengawal masyarakat dalam Pemilu 2019," katanya.

Sementara untuk 3 wilayah di selatan, seperti Wates, Galur dan Panjatan, lebih pada kerawanan dampak dari konflik dan catatan sejarah di masa lalu. Kerap antarparpol bersitegang dan adanya gesekan di tingkat bawah. Namun potensi ini juga sudah diantisipasi sejak dini.

"Sejak pagi sampai perhiungan, polisi akan berjaga di setiap TPS rawan bersama dengan TNI dan Linmas," ucapnya.

Sementara Kapolres Kulonprogo AKBP Anggara Nasution mengatakan, sejak akhir 2018 telah menyiapkan 1.100 personel yang khusus untuk mengawal berjalannya pemilu yang aman tertib dan lancar. Sedikitnya 274 akan fokus dalam penanganan wilayah rawan yang akan melibatkan Bhabinkamtibmas.

"Kami juga fokus untuk pengamanan di daerah yang terdampak pada Pembangunan Bandara NYIA," ujar Kapolres.

Sementara itu Komandan Kodim 0731 Kulonprogo Letkol Inf Dodit Susanto mengaku siap mendukung program pengamanan kepolisian dalam mewujudkan kampanye dan pemilu serta pilpres 2019. "Kami siapkan 30 personil yang akan patroli," katanya.


Editor : Donald Karouw