Pencarian 2 Korban Longsor di Imogiri Bantul Terkendala Hujan Deras

Kuntadi ยท Selasa, 19 Maret 2019 - 10:59 WIB
Pencarian 2 Korban Longsor di Imogiri Bantul Terkendala Hujan Deras

Tim SAR gabungan bersama warga terus mencari dua warga yang diduga tertimbun tanah longsor di Imogiri, Kabupaten Bantul, DIY, Selasa pagi (19/3/2019). (Foto: iNews/Kuntadi)

BANTUL, iNews.id – Pencarian dua warga yang diduga tertimbun tanah longsor di Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, DIY, dilanjutkan Selasa pagi ini (19/3/2019). Namun, pencarian terkendala hujan deras yang turun sejak pagi.

Dua korban yang hilang tertimbun yakni, Eka Suprapti (50) dan Rufi Kusuma Putri, warga Panjimatan, Wukirsari, Imogiri Bantul. Dua korban tertimbun saat rumah mereka tersapu material longsoran tanah Senin (18/3/2019) malam.

“Pagi ini akan kami lanjutkan untuk pencarian dua warga yang diduga tertimbun tanah. Sejumlah personel TNI/Polri bersama SAR, relawan, dan warga ikut melakukan pencarian,” kata Humas Kantor Basarnas Yogyakarta Pipit Eriyanto, Selasa (19/3/2019).

BACA JUGA:

Diguyur Hujan Deras, Banjir-Longsor Terjang Kulonprogo dan Bantul

5 Warga Bantul Tertimbun Longsor, 2 Tewas dan 2 Orang Masih Hilang

Menurut Pipit, upaya evakuasi sesuai jadwal akan dilakukan mulai pukul 07.00 WIB. Namun rencana ini terpaksa molor karena hujan. Penundaan ini dilakukan karena kondisi longsoran tanah masih sangat labih dan berisiko terjadi susulan, sehingga ditunda.

“Tadi pukul 09.00 WIB sudah kami mulai. Semoga tidak ada hujan lagi,” ujarnya.

Selain dua korban hilang, tim SAR bersama dengan warga dan relawan pada Senin kemarin telah menemukan jasad Sudi Atmojo dalam kondisi meninggal dunia. Sementara satu korban, Tirtoatmojo berhasil diselamatkan warga saat kejadian dan hanya mengalami luka ringan.

Pada Senin kemarin juga ditemukan satu korban lagi atas nama Sukiyat, warga Nogosari, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri Bantul. Sukiyat terbawa arus dan tenggelam pada Minggu malam lalu. Dengan adanya penambahan ini, maka total ada tiga korban meninggal dunia. Satu lagi yakni, Painem (70) warga Numpukan, Karangtengah Imogiri.

Untuk memaksimalkan pencarian, tim yang ada di lapangan dibagi dalam tiga kelompok. Satu kelompok fokus membersihkan puing yang dimungkinkan menimpa korban. Kelompok kedua mengeruk tanah menggunakan dua alat berat dengan melibat TNI dan Dinas Pekerjaan Umum. Kemudian, satu tim lagi difokuskan untuk membersihkan material longsoran untuk membuka jalan.


Editor : Maria Christina