Pengemudi Mengantuk, Mobil Katana Tabrak Jembatan dan Terjun ke Sungai

Kuntadi ยท Jumat, 02 November 2018 - 15:24 WIB
Pengemudi Mengantuk, Mobil Katana Tabrak Jembatan dan Terjun ke Sungai

Bangkai mobil Suzuki Katana masih di bawah jembatan jalan Yogyakarta-Wates di Km 22, Desa Sukoreno, Kecamatan Sentolo, Kulonprogo, Jumat (2/11/2018). Mobil tersebut terjun karena pengemudinya mengantuk. (Foto: iNews/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id – Nasib apes dialami Subandi (55), warga Sungapan XIII, Desa Tirtorahayu Kecamatan Galur, Kulonprogo, Jumat (2/11/2018). Saat hendak pulang ke rumah, mobil yang dikemudikannya menabrak jembatan dan terjun ke sungai. Beruntung korban hanya mengalami luka ringan. Namun, mobil Suzuki Katana miliknya rusak parah.

Kecelakaan tunggal ini terjadi di jalan Yogyakarta-Wates di Km 22, tepatnya di Pedukuhan Wora-wari, Desa Sukoreno, Kecamatan Sentolo, Kulonprogo, Jumat siang. Saat itu korban yang mengemudikan mobil Suzuki Katana dengan nopol AB 1392 U, melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang. Namun, korban mengantuk usai mengikuti perkemahan di sekolahnya.

Mobil ini akhirnya menabrak tiang telepon, lalu terjun ke sungai sedalam 5 meter. Kondisi mobil riongsek parah di semua bodi. Namun, korban hanya luka ringan pada keningnya dan mendapat perawatan di RSUD Nyi Ageng Serang, Sentolo.

“Sebelum terjun ke sungai mobil itu menabrak tiang dulu,” kata Rusmanto, salah seorang saksi.

Warga sekitar juga mengaku mendengarkan dua kali suara benturan yang cukup keras. Pertama saat mobil menabrak beton jembatan dan kedua aat terjun di bawah jembatan.

BACA JUGA:

Avanza Terjun ke Sungai di Madina, 1 Karyawan Bank Sumut Tewas

Mobil Rombongan Pernikahan Masuk Jurang, 2 Penumpang Tewas dan 15 Luka

Sejumlah warga yang melihat kejadian ini langsung berusaha menolong korban. Korban dilarikan ke RSUD Nyi Ageng Serang Sentolo karena mengalami luka pada keningnya.

Kasat Lantas Polres Kulonprogo AKP Maryanto mengatakan, kecelakaan ini terjadi karena sopir kurang hati-hati saat mengemudikan kendaraan. Dia mengantuk setelah mengikuti kegiatan perkemahan di sekolah. “Korban kurang hati-hati dan mengantuk. Beruntung hanya mengalami luka ringan di kepalanya,” katanya.

Hingga kini, bangkai mobil masih dibiarkan teronggok di bawah jembatan. Proses evakuasi masih menunggu derek yang akan didatangkan. Sejumlah warga pun berkerumun untuk melihat kondisi mobil yang ringsek. “Jalur ini memang rawan kecelakaan, pengguna harus lebih hati-hati,” tutur Maryanto.


Editor : Maria Christina