Perindo Gunungkidul Beri Pelatihan Budidaya Pepaya dan Turunan Kelapa

Kismaya Wibowo ยท Senin, 19 November 2018 - 18:14 WIB
Perindo Gunungkidul Beri Pelatihan Budidaya Pepaya dan Turunan Kelapa

Penyerahan bibit pepaya California kualitas super bagi Dusun Plosodoyong, Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul. (Foto: iNews/Kismaya Wibowo)

GUNUNGKIDUL, iNews.id – DPD Rescue Partai Perindo Kabupaten Gunungkidul memberikan pelatihan pengolahan produk turunan kelapa menjadi minyak goireng dan pembibitan budidaya pepaya California kualitas super, Senin (19/11/2018). Kegiatan itu dimaksudkan untuk membantu perekonomian masyarakat menegah ke bawah.

Ketua DPD Resque Perindo Gunungkidul Susilo Sugiyarto mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya bagi kalangan ibu-ibu rumah tangga. Selain itu juga menunjukan komitmen Perindo untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di sektor UMKM.

"Untuk pembibitan budidaya papaya, kami berikan pendampingan agar buah ini dapat tumbuh untuk seterusnya dan bisa dipanen. Kami juga berikan pelatihan mengolah kelapa untuk dijadikan minyak goreng dengan bagi para warga,” ujarnya.

Pelatihan ini diadakan bagi warga Dusun Plosodoyong, Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul. Puluhan warga yang didominasi ibu-ibu tampak antusias mendapat materi pelatihan dan bimbingan tersebut.


BACA JUGA:

Grind Gelar Perayaan Deepavali di Medan, Ratusan Warga India Hadir

Bantu Korban Gempa Lombok, Sahabat Geong dan Al Irsyad Bangun Huntara


“Di sini kan banyak pohon kelapa, itulah mengapa kami berikan pelatihan pengolahannya karena bahan baku mudah didapat,” ujarnya.

Susilo berharap dengan adanya pendampingan dan pelatihan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, khususnya meningkatkan perekonomian mereka. “Tentunya yang menjadi keinginan kami warga di sini dapat sejahtera dan mendapat tambahan pendapatan melalui UMKM ini,” ucapnya.

Harjito salah seorang warga mengaku sangat bersyukur atas pendampingan dari Rescue Perindo Gunungkidul. Selama ini buah kelapa milik warga hanya dijual utuh dengan harga yang sangat murah. Setalah diolah menjadi minyak kelapa, hasil penjualannya bisa meningkat tiga hingga empat kali lipat.

“Kelapa ini kalau dijual utuh harganya Rp1.000 hingga Rp5.000. Namun jika sudah dikelola bisa dijual Rp20.000 per liternya. Ini tentu akan sangat membantu ekonomi kami sebagai warga di sini,” ujarnya.

Warga berharap ke depannya Partai Perindo terus eksis untuk memberikan program yang menyasar langsung pada masyarakat menengah ke bawah. Mereka mengaku membutuhkan bantuan pemasaran sehingga memiliki pasar untuk penjualan produk UMKM hasil olahan warga.


Editor : Donald Karouw