Peringati HPN, Wartawan Kulonprogo Bedah Rumah Warga Miskin

Kuntadi · Minggu, 10 Februari 2019 - 19:57 WIB
Peringati HPN, Wartawan Kulonprogo Bedah Rumah Warga Miskin

Paguyuban Wartawan Kulonprogo (PWK) saat melakukan bedah rumah di Dukuh Sidowayah, Desa Hargowilis, Kokap. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019 diperingati Paguyuban Wartawan Kulonprogo (PWK) dengan menggelar bedah rumah warga miskin.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial dari awak media di Kabupaten Kulonprogo, DIY. Pada peringatan HPN yang digelar Senin (11/2/2019),  juga akan dilaksanakan sarasehan dan edukasi kepada masyarakat dan Organisasi Perangkat daerah (OPD) untuk lebih melek media dan menekan penyebaran berita bohong (hoaks).

“Ini (bedah rumah) adalah bentuk kepedulian dari teman-teman wartawan untuk ikut membantu warga miskin yang kondisi rumahnya tidak layak huni,” kata Ketua PWK Asrul Sani, di sela-sela bedah rumah warga di Rumah Catur Kuswanto di Dukuh Sidowayah, Desa Hargowilis, Kokap, Kulonprogo, Minggu (10/2/2019).

Secara simbolis bantuan diserahkan langsung kepada Catur Kuswanto berupa uang tunai Rp10 juta. Sedangkan dari Baznas Rp5 juta, serta dari Dinas Komunikasi Informatika (Diskominfo) dan SMP 1 Kokap.

Program bedah rumah, kata Sani, merupakan program sosial yang digagas oleh Bupati Kulonprogo. Sudah lebih dari 3.000 rumah warga miskin Kulonprogo yang dibedah agar lebih layak huni. Program ini tidak menggunakan APBN dan banyak mengetuk kepedulian dari perusahaan melalui dana CSR dan organisasi lainnya.



Menurut Asrul Sani, mengambil momentum HPN, PWK sepakat untuk melaksanakan program bedah rumah. Caranya dengan patungan dari anggotanya dan dari beberapa donator lain. “Kita ingin memancing agar organisasi lain, atau profesi lain bisa ikut peduli membantu warga miskin,” katanya.

BACA JUGA:

Puncak HPN, Jokowi Harap Media Massa Menjernihkan Informasi

Hujan Deras 2 Hari, Rumah Nenek 80 Tahun di Kulonprogo Ambruk

Rencananya, kata dia, program bedah rumah ini akan dilaksanakan rutin setiap tahun. Jika tahun ini baru satu rumah, diharapkan tahun depan bisa meningkat menjadi dua rumah.   

Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo mengapresiasi kepedulian para wartawan yang ikut membantu melakukan bedah rumah. Selama ini, wartawan lebih banyak memberitakan kegiatan bedah rumah. Namun kali ini, mereka justru mampu menginisiasi dan terlibat langsung dalam kegiatan sosial itu.

“Selamat Hari Pers Nasional. Jujur saya terenyuh dan ingin mengucapkan terima kasih atas bantuan dari teman-teman wartawan. Semoga menjadi berkah,” kata Hasto.

Catur Kuswanto selama ini hanya bekerja sebagai buruh harian lepas. Sedangkan istrinya hanya ibu rumah tangga dan mengurus dua anaknya. Kondisi rumahnya berdinding gedhek (anyaman bambu) dan lantainya masih berupa tanah. Sementara orang tuanya hanya menjadi penyadap nira.

Catur mengaku berterima kasih atas bantuan bedah rumah dari wartawan. Selama tujuh tahun, dia tinggal di dalam rumah yang sangat sederhana bersama kedua anaknya. “Terima kasih kami sangat terbantu. Sudah lama ingin membangun rumah tetapi tidak ada dana,” kata Catur.


Editor : Kastolani Marzuki