Pesawat Garuda Akan Uji Coba Mendarat dan Terbang dari Bandara YIA

Kuntadi ยท Rabu, 24 April 2019 - 06:01 WIB
Pesawat Garuda Akan Uji Coba Mendarat dan Terbang dari Bandara YIA

Kondisi terbaru Bandara YIA Kulonprogo yang operasionalnya diresmikan pada Jumat (29/4/2019) nanti. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id – PT Angkasa Pura (AP) I terus melakukan serangkaian uji coba untuk persiapan operasional Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA). Rencananya pada Jumat 26 April nanti, pesawat Garuda Indonesia akan uji coba mendarat dan terbang dari bandara itu.

“Kami sudah siapkan satu pesawat untuk rute Jakarta-YIA, dan akan kembali YIA-Jakarta,” kata Vice President (VP) Operation Airport PT AP I Cecep Marga Sanjaya di sela Table Top Exercise & Simulasi Operasi YIA di Kantor PT Pembangunan Perumahan (PP), Selasa (23/4/2019).

Cecep memaparkan, dalam uji coba ini akan disimulasikan seluruh aspek kebandarudaraan. Mulai dari transportasi darat meliputi bus Damri, taksi, kendaraan pribadi, dan kereta api. Kemudian pergerakan penumpang dari mulai masuk lokasi YIA, check in pesawat dan terbang.

BACA JUGA:

Bandara New Yogyakarta International Airport Mulai Beroperasi 29 April

Debu dan Pasir di Bandara NYIA Berpotensi Picu Kerusakan Mesin Pesawat

Simulasi akan dilakukan penumpang dari sejumlah titik, yakni Kebumen, Purworejo, Magelang, Stasiun Maguwo, dan Stasiun Tugu, menuju Stasiun Wates dan Stasiun Wojo di Kecamatan Bagelen, Purworejo. Dari Wojo, penumpang diangkut menggunakan bus Damri.

Menurut Cecep, table top exercise ini melibatkan seluruh stakeholder dan para pemangku kepentingan untuk mengecek kesiapan operasional bandara baru itu. Sesuai rencana operasional, YIA mulai dibuka dan diresmikan sejak Jumat (29/4/2019) nanti. “Persiapannya sudah 100 persen, maskapai, dan kargo semuanya sudah siap,” ujarnya.

Dia mengatakan, Sertifikat Bandar Udara (SBU) YIA yang menjadi dasar dibukanya untuk penerbangan juga sudah terbit. Secara legal formal, YIA telah bisa dioperasionalkan. SBU yang ada bersifat sementara. Setelah semua taxi way selesai, PT AP I akan kembali mengajukan SBU.

“Untuk operasional awal baru tiga taxi way dimanfaatkan. Karena itu setelah semuanya selesai termasuk apron, SBU kami ajukan kembali,” katanya.


Editor : Maria Christina