Polda DIY Siap Amankan Nobar Sidang Perdana Sengketa Pilpres di UGM

Kuntadi ยท Kamis, 13 Juni 2019 - 19:30 WIB
Polda DIY Siap Amankan Nobar Sidang Perdana Sengketa Pilpres di UGM

Kapolda DIY Irjen Pol Ahmad Dhofiri memimpin apel konsolidasi jelang sidang perdana sengketa hasil Pemilu 2019. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

SLEMAN, iNews.id – Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) siap mengamankan tahapan dan proses gugatan sengketa Pemilu dan Pilpres 2019.

Polda akan menerjunkan personel untuk memantau pergerakan massa maupun tempat nonton bareng (nobar) sidang melalui video conference di Kampus Universitas Gadjah Mada (UGMY) Yogyakarta).

“Apel koordinasi ini juga untuk mempersiapkan pengmanan menjelang sidang sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK),” kata Kapolda DIY Irjend Pol, Ahmad Dofiri seusai melakukan gelar pasukan di halaman Mapolda DIY, Kamis (13/6/2019).

Meski kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat cukup kondusif, Kapolda mengaku tidak mau mengambil risiko dan tetap menyiapkan anggotanya untuk melakukan pemantauan. Hal ini tidak lepas dari adanya potensi pergerakan massa dari yang tidak puas terhadap hasil pemilu maupun pilres. “Yogyakarta memang tidak begitu signifikan. Kita tetap siapkan pengamanan,” ujarnya.

Menurut Dhofiri, jumlah personel akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Salah satu fokus pengamanan di Kampus UGM. Saat ini, sudah ada wacana akan dilaksanakan sidang dengan video conference. “Kita sudah koordinasi dengan UGM untuk video conference dan kita siap amankan,” katanya.

BACA JUGA: Jaga Kekompakan, TNI-Polri di Pekalongan Apel Konsolidasi dan Halal Bihalal

Kapolda berharap dalam sidang gugatan di MK ini tidak banyak diikuti dengan pengerahan massa. Apalag Calon Presiden Prabowo juga sudah meminta kepada para pendukungnya untuk tidak ke Jakarta.  

Danrem 072 Pamungkas Yogyakarta, Brigjen TNI M Zamroni mengatakan siap mendukung pengamanan dalam proses sengketa pemilu dan pipres. TNI akan mem-back up sistem pengamanan bersama polisi. “Kita akan backup teman-teman dari kepolisin untuk pengamanan,” ujarnya.

Kapolres Kulonprogo AKBP Anggara Nasution mengatakan, jajarannya terus berkoordinasi dengan TNI untuk melakukan pengamanan sengketa pemilu dan pilpres. “Mudah-mudahan tidak ada aksi massa. Sejauh ini dari komunikasi belum ada pergerakan,” ucapnya.

 


Editor : Kastolani Marzuki