Polisi Selidiki Pembuang Bayi di Jalan Kompleks Panti Asuhan Sleman

Kuntadi ยท Senin, 05 November 2018 - 20:49 WIB
Polisi Selidiki Pembuang Bayi di Jalan Kompleks Panti Asuhan Sleman

Kapolsek Ngaglik, Kompol Danang Kuntadi menggendong bayi perempuan yang dibuang di pinggir jalan dekat Panti Asuhan Nurul Yasmin, Sukorejo, Sleman, Senin (5/11/2018). (Foto: iNews.id/Kuntadi)

SLEMAN, iNews.id – Penghuni Panti Asuhan (PA) Putri Nurul Yasmin di Desa Sukoharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman, DIY digegegekan dengan penemuan bayi berjenis kelamin perempuan, Minggu (4/11/2018) malam.

Bayi tersebut diperkirakan sudah beberapa hari dilahirkan karena tali pusarnya sudah terpotong. Kini kasus pembuangan bayi ini masih ditangani petugas Polsek Ngaglik. “Benar, ada pembuangan bayi dan kita masih melakukan penyelidikan,” kata Kapolsek Ngaglik, Kompol Danang Kuntadi, Senin (5/11/2018).

Menurut Danang, bayi perempuan itu pertama kali ditemukan Yulianingsih, salah satu penghuni panti. Saat itu, saksi curiga dengan keberadaan kardus yang dilekakkan di tepi jalan dekat jembatan masuk ke kompleks panti.

Bersama temannya, saksi mengecek kardus ini. Saat dicek keduanya terkejut, karena kardus ini berisi bayi yang masih merah. “Saat itu bayi dalam kondisi tidur dengan dibalut kain warna ungu,” ucap Danang.

BACA JUGA:

Ajaib, Bayi yang Dilempar Ibunya dari Gedung Setinggi 12 Meter Selamat

Penemuan Bayi Laki-Laki dalam Kardus di Sungai Jember Gegerkan Warga

Bayi itu kemudian dibawa ke bidan desa. Saat diperiksa tali pusar bayi ini sudah putus. Bayi juga dalam kondisi sehat dengan berat 2,1 kilogram dan panjang 40 cm. “Sekarang bayi itu dalam perawatan di RS Bhayangkara,” tutur Danang.   

Hinga kini polisi masih menyelidiki untuk mengungkap orang tua atau pelaku yang tega membuang bayi tersebut. Kuat dugaan bayi ini sengaja dibuang oleh orang tuanya yang tidak menghendaki bayi itu lahir. Untuk menghindari tanggung jawab, bayi kemudian dibuang di dekat panti, dengan harapan akan dirawat di panti tersebut. “Kita masih lakukan penyelidikan untuk memasikan siapa yang telah sengaja membuang bayi ini,” tuturnya.  


Editor : Kastolani Marzuki