Polres Bantul Tangkap 3 Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Yogyakarta

Kuntadi ยท Senin, 22 April 2019 - 15:28 WIB
Polres Bantul Tangkap 3 Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Yogyakarta

Dua dari tiga pelaku spesialis pencurian rumah kosong yang ditangkap di Yogyakarta. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

BANTUL, iNews.id – Satreskrim Polres Bantul menangkap tiga dari empat buronan pelaku pencurian rumah kosong di Klangon, Desa Argosari, Sedayu, Bantul. Mereka diamankan di lokasi persembunyiannya di wilayah Yogyakarta.

Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Rudi Prabowo mengatakan, identitas ketiga pelaku yakni berinisial AL, AD dan MS (16). Mereka semua merupakan warga Pangandaran, Jawa Barat, dan kategori anak di bawah umur. Sementara satu pelaku lagi yakni J, masih diburu petugas.

“Kami tangkap ketiga pelaku di Jetis Yogyakarta dalam sebuah rumah yang baru saja dikontrak tersangka AL,” ujar Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Rudi Prabowo, Senin (22/4/2019).

BACA JUGA: Polisi Bentuk Tim Khusus Buru 2 Penembak Ketua KPPS di Lampung Utara

Kasat mengungkapkan, ketiga pelaku terlibat dalam pencurian rumah yang ditinggal pemiliknya awal April silam. Mereka menggondol emas 25 gram, 2 unit ponsel dan uang tunai Rp100.000. Saat kejadian korban Purnomo sedang pergi ke masjid dan meninggalkan rumahnya dalam kondisi kosong.

Korban yang pulang ke rumahnya mendapati pintu depan dalam kondisi rusak. Setelah dicek ada barang-barang berharga yang hilang. Purnomo kemudian melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Sedayu. Dari situlah dilakukan penyelidikan hingga ketiga pelaku berhasil ditangkap.

“Emas itu dijual dan laku Rp1,2 juta. Satu ponsel dijual Rp400.000 dan satu lagi diberikan ke teman mereka. Uang hasil penjualan dipakai untuk makan dan bersenang-senang,” kata Rudi.

Hasil pemeriksaan, mereka mengaku melancarkan aksinya secara berkelompok. Dua orang bertugas masuk ke dalam rumah dan dua lainnya menunggu di luar dengan sepeda motor. Atas perbuatan, ketiga pelaku diancam Pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan 7 tahun penjara.

“Tersangka AL ini merupakan residivis dalam kasus yang sama,” ucapnya.


Editor : Donald Karouw