Presiden Tegaskan Penembakan Pekerja Tak Surutkan Pembangunan di Papua

Kuntadi ยท Kamis, 06 Desember 2018 - 17:54 WIB
Presiden Tegaskan Penembakan Pekerja Tak Surutkan Pembangunan di Papua

Presiden Joko Widodo saat menghadiri peringatan Milad Satu Abad Muallimin-Muallimat Muhammadiyah di Yogyakarta, Kamis (6/12/2018). (Foto: iNews.id/Kuntadi)

YOGYAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo menegaskan kasus penembakan pekerja proyek pembangunan jembatan di Papua tidak akan menyurutkan langkahnya untuk membangun infrastruktur di daerah tersebut.

Menurut Presiden, pembangunan itu sangat penting sebagai daya saing bangsa. Karena itu, Presiden minta masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan. "Itu (penembakan) tidak akan menyurutkan membangun Papua," tandas Presiden Jokowi saat menghadiri Peringatan Satu Abad Muallimin-Muallimat Muhammadiyah di Yogyakarta, Kamis (6/12/2018).

Presiden menuturkan, sekitar empat tahun lalu kondisi jalan di Papua masih berupa tanah dan lumpur. Untuk mencapai jarak 120 kilometer bisa ditempuh hingga dua hari. Namun pemerintah tetap membangun provinsi tersebut agar akses transportasi bisa dijangkau mudah.

Pembangunan dilakukan mulai sarana pelabuhan, jalan bandara maupun jembatan. Namun, dalam proses pembangunan ada masalah di lapangan. Para pekerja diserang oleh kelompok kriminal bersenjata hingga mengakibatkan 21 orang meninggal dunia. "Dari  Sabang sampai Merauke semuanya butuh infrastruktur dan akan dibangun," kata Presiden.

Mantan Wali Kota Solo itu mengaku sudah memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono agar melanjutkan pembangunan jalan Trans Papua.

Jokowi menjelaskan, proyek Trans Papua berada di segmen V ini menghubungkan antara Wamena-Haberma-Kenyam-Mamugu. Panjang ruas proyek 278 kilometer. Dalam segmen itu memiliki 35 jembatan. Proyek tersebut dikerjakan dua perusahaan BUMN, yakni PT Istaka Karya dan PT Brantas Adi Praya.

BACA JUGA:

Hadiri Milad 1 Abad Muallimin-Muallimat, Jokowi Bicara Infrastruktur

Jokowi Sebut Korban Penembakan KKB di Papua Pahlawan Pembangunan

Jokowi: Pembangunan Trans Papua Tetap Jalan

Menurut Jokowi, dalam empat tahun dia memimpin negeri dirinya fokus pada pembangunan infrastruktur. Mulai dari jalan tol, jembatan, listrik hingga pelabuhan dan bandara. “Infrastruktur ini penting untuk mobilitas jalan dan barang agar cepat," ucap Jokowi.

Presiden menuturkan, dulu sebelum ada bandara, banyak daerah yang harus dijangkau dengan perjalanan darat. Butuh waktu berjam-jam untuk bisa sampai. Namun dengan hadirnya bandara semuanya lebih cepat terkoneksi. Infrastruktur lain juga begitu agar jarak antar pulau, provinsi atau kabupaten lebih cepat.

“Kehadiran infrastruktur ini juga menjadi bagian daya saing sebuah bangsa. Indonesia sebagai negara besar harus ada bandara atau pelabuhan. Mengapa itu kita bangun, karena sebagai daya saing bangsa secara ekonomi," kata Jokowi.


Editor : Kastolani Marzuki