Puncak HPN, 5 Tokoh Inspiratif Diganjar Award Wartawan Kulonprogo

Kuntadi ยท Senin, 11 Februari 2019 - 20:37 WIB
Puncak HPN, 5 Tokoh Inspiratif Diganjar Award Wartawan Kulonprogo

Ketua PWK Asrul Sani memberikan penghargaan kepada Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo sebagai sosok yang komunikatif dan inspiratif. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id – Paguyuban Wartawan Kulonprogo (PWK) memberikan penghargaan (award) kepada para tokoh masyarakat Kulonprogo yang komunikatif, kooperatif, kreatif dan inovatif serta inspiratif dalam pembangunan di Kulonprogo.

Penghargaan ini diberikan dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Gedung Kaca Kompleks Pemkab Kulonprogo, Senin (11/2/2019).

Lima tokoh yang menerima penghargaan ini yakni, Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo yang dinilai sebagai sosok pemimpin yang komunikatif dan inspiratif. Penghargaan kedua diberikan kepada  Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kulonprogo, Agung Kurniawan atas komitmennya mewujudkan keterbukaan informasi publik, F Nangsir Soenanto atas dedikasinya dalam mewujudkan harmoni keberagaman di masyarakat.

Sedangkan dalam bidang seni budaya, diberikan kepada Sri Wuryanti dari Sanggar Sri Panglaras yang memiliki dedikasi dalam pelestarian seni dan budaya Kulonprogo, Tari Angguk. Satu lagi adalah perajin batik, Umbuk Haryanto yang memiliki dedikasi dalam pemberdayan masyarakat dan ekonomi kreatif. “Penghargaan ini menjadi wujud apresiasi kepada tokoh yang memiliki komitment tinggi dalam mmebangun Kulonprogo,” kata Ketua PWK Asrul Sani.

BACA JUGA:

Peringati HPN, Wartawan Kulonprogo Bedah Rumah Warga Miskin

Puncak HPN, Jokowi Harap Media Massa Menjernihkan Informasi

Momentum peringatan HPN, kata dia, diharapkan bisa memacu keterbukaan informasi publik di Kulonprogo. Apalagi bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD), bisa mejadi tempat untuk mempertanggungjawabkan kegiatan kepada publik. Apalagi dalam era disrupsi teknologi ini, banyaks ekali informasi yang beredar di masyarakat yang tidak benar (hoaks). “Mari kita bersama memberantas hoaks,” kata Asrul Sani. 

Menurut Asrul, dalam bekerja, wartawan memiliki kode etik jurnalistik yang haruas dijunjung tinggi. Namun profesi ini kadang dicederai oleh wartawan gadungan yang melaksanakn peran jurnalistik hanya untuk kepentingan pribadi. 

Salah satu penerima Award PWK, Sri Wuryanti mengaku terharu atas penghargaan ini. Dia berjanji untuk tetap mendorong semangat generasi muda dalam berkesenian. Seperti yang sudah berkecimpung di dunia seni Tari Angguk sejak tahun 1991 dan kini memiliki 150 anak didik. “Saya tidak menyangka akan mendapatkan penghargaan ini,” ujarnya.

Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo berharap fungsi pers tetap berjalan dengan baik, yakni memberi informasi, mendidik masyarakat dan fungsi ideologi. Media harus punya rasa nasionalisme dan ideologi agar bisa mendorong masyarakat untuk berdikari dalam bidang ekonomi. “Saya trenyuh, kemarin teman-teman wartawan sudah melakukan bedah rumah warga miskin,” ujar bupati.

Peringatan HPN 2019 di Kulonprogo yang mengadopsi tema nasional, Menguatkan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Digital. Ketua PWI DIY, Sihono menjadi salah satu pemateri dalam acara ini. Sihono mengingatkan agar pers bekerja untuk membela masyarakat. Bukan untuk memebla kapitalisme atau pemilik modal. Ideologi ini harus dijaga agar tidak terseret dalam kepentingan pemilik media ataupun politik.

 


Editor : Kastolani Marzuki