Ratusan Atlet Ramaikan Kejuaraan Menembak di Kulonprogo

Kuntadi · Minggu, 04 November 2018 - 13:28 WIB
Ratusan Atlet Ramaikan Kejuaraan Menembak di Kulonprogo

Kejuaraan menembak “Yogyakarta Open Championship 2018” di lapangan Tembak Korem Yogyakarta di Sentolo, Kulonprogo. (Foto: iNews/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id – Lebih dari 200 atlet seluruh Indonesia mengikuti kejuaraan menembak “Yogyakarta Open Championship 2018” di lapangan Tembak Korem Yogyakarta di Sentolo, Kulonprogo, Sabtu (3/11/2018) dan Minggu (4/11/2018). Kejuaraan untuk memperebutkan piala Komandam Korem 072 Pamungkas Yogyakarta ini, menjadi ajang pencarian atlet berprestasi untuk mewakili Indonesia di kancah internasional.

Kejuaraan yang dilaksanakan oleh Pengda Perbakin DIY bekerjasama dengan Korem 072 Pamungkas Yogyakarta ini baru pertama kali dihelat. Secara simbolis, kejuaraan ini dibuka oleh Kasrem Korem Yogyakarta, Kol Kav Puji Setiono dengan melakukan uji coba menembak dari jarak 300 meter.

“Ini adalah olahraga prestasi, yang bisa untuk refreshing dan mengasah kemampuan anggota. Perhatian keamanan karena olahraga ini rawan, kata Puji, Minggu (4/11/2018).  

Kejuaraan ini juga menjadi rangkaian dari peringatan HUT TNI ke-73 dan 68 tahun Kodam IV/Diponegoro. Kejuaraan ini juga untuk mencari bibit-bibit unggul berprestasi. Peserta sendiri tidak hanya dari atlet, namun juga dari para anggota TNI dan Polri. “Khusus anggota, kami sudah ada standar khusus dan pelatihan wajib dan rutin,” tuturnya.

Ketua Pengda Perbakin DIY, Rochmad Waluyo Jati Prabowo mengatakan, dalam kejuaraan ini ada empat kelas yang dipertandingkan, yakni 100 meter silhouette tiga posisi baik perorangan maupun beregu, 100 meter presisi ring target (standart) berorangan dan juga beregu.

Dua kelas lainnya adalah 300 meter metal silhouette tiga posisi baik perorangan maupun beregu. Serta kelas 300 meter tactical prone, perorangan dan beregu.  “Peserta masih terus bertambah dan sudah lebih dari 200 orang yang dari beberapa pengda (provinsi),” ucapnya.  

Peserta yang mendapatkan nilai terbaik berhak atas piala dari Danrem 072 Pamungkas Yogyakarta, dan  hadiah sepeda motor. Untuk itulah, minimal setiap peserta harus ikut di dua kelas agar nilai akumulasinya lebih bagus. “Harapan kami ini bisa menjadi agenda tahunan, untuk menjaring bibit-bibit berprestasi,” ujarnya.

Rochmad mengatakan, kejuaraan menembak memang masih kurang. Namun Pengda DIY terus melakukan latihan bersama. Salah satunya adalah latihan triwulan untuk mengasah keterampilan menembak. Saat ini TNI AU juga sedang mengupayakan membangun lapangan tembak yang akan menjadi pemusatan latihan.

Pada PON lalu, Yogyakarta sudah mengirimkan beberapa atletnya. Hanya mereka kurang beruntung dan belum mampu mempersembahkan medali. “Semoga ini mampu menciptakan atlet-atlet yang bisa mewakili DIY baik di PON maupun Sea Games and Asian Games,” ucapnya.


Editor : Himas Puspito Putra