Ribuan Surat Suara di DIY Ditemukan Rusak

Kismaya Wibowo, Kuntadi ยท Selasa, 26 Maret 2019 - 11:52 WIB
Ribuan Surat Suara di DIY Ditemukan Rusak

Proses pelipatan surat suara di gudang KPU. (Foto: iNews/Kismaya Wibisono).

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Ribuan surat suara yang akan dipakai untuk pemilu dan pilpres pada 17 April mendatang ditemukan rusak. Jumlah ini masih akan terus bertambah, karena proses pelipatan dan sortir surat suara masih berlangsung.

Di Kabupaten Gunungkidul, penyortiran dan pelipatan surat suara sudah mulai dilaksanakan sejak 19 Maret lalu. KPU melibatkan 300 orang relawan dari PPK dan PPS. Hasilnya mereka menemukan surat suara rusak dan cacat.

"Temuan yang rusak kalau seribu sudah lebih," kata Ketua KPU Gunugkidul, Ahmadi Ruslan Hani, di ruang kerjanya, KPU Gunungkidul, DIY, Selasa (26/3/2019).

BACA JUGA: Viral Surat Suara Diangkut Truk Bak Terbuka, KPU Bekasi Akui Lalai

Menurutnya, kerusakan ini dimungkinkan karena berbagai sebab. Mulai dari proses distribusi, kelalaian petugas penyortiran, maupun dalam proses pencetakan. Beberapa surat suara ini sobek, lusuh dan tinta yang warnanya pudar tidak sesuai dengan ketentuan.

"Atas temuan itu kita buat BAP untuk dilaporkan ke pusat, dan minta pengiriman ulang," ujar Ahmadi.

Kondisi yang hampir sama juga terjadi dalam proses penyortiran dan pelipatan surat suara yang dilaksanakan KPU Kulonprogo. Setidaknya ada sekitar 2.040 surat suara yang rusak dan pasti tidak dipakai.

Mulai dari sobek, noda tinta dan pemotongan yang kurang rapi, ataupun bekas lipatan dalam kardus dari percetakan.

"Kita sudah temukan 2.040 lembar surat suara yang rusak," ujar Ketua KPU Kulonprogo, Ibah Mutiah.

BACA JUGA: KPU Sleman Libatkan Ratusan Orang Lipat Surat Suara Pemilu 2019

Kiriman surat suara untuk kebutuhan pemilu di Kabupaten Kulonprogo, masih terdapat kekurangan sekitar 1.865 surat suara. Kiriman yang datang ada 341.591 lembar. Belum termasuk kerusakan surat suara yang akan diajukan dalam prosesnya nanti.

"Kita sempat mengajukan kekurangan sekitar 119 namun datang cuman 113 dan kerusakannya kemarin belum diganti," katanya.

Petugas sortir, Dani wibowo mengatakan, tidak ada kesulitan dalam proses pelipatan surat suara. Hanya dalam prosesnya lebih hati-hati saja. Pada awalnya ada 29 petugas, namun untuk mempercepat proses pelipatan ditambah hingga 40 orang.

"Kita hanya lebih hati-hati saja, agar tidak rusak," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal