Runway Selesai, NYIA Siap Didarati Pesawat

Kuntadi ยท Kamis, 14 Maret 2019 - 11:20 WIB
Runway Selesai, NYIA Siap Didarati Pesawat

PT Angkasa Pura I terus mengebut pembangunan bandara NYIA agar bisa dioperasioalkan pada April mendatang. (Foto: iNews.id/Kuntadi).

KULONPROGO, iNews.id – Pembangunan bandara baru Yogyakarta (New Yogyakarta International Airport/NYIA) terus dikebut untuk mengejar target beroperasi pada April 2019. Runway sepanjang 3.250 meter sudah diaspal dan bisa didarati pesawat.

"Runway semuanya sudah tertutup aspal. Dan lima hari lagi akan diaspal lagi untuk layer kedua," kata Project Manager Pembangunan NYIA PT Angkasa Pura I, Taochid, kepada wartawan pada Kamis (14/3/2019).

Dia mengatakan, setiap layer aspal ini memiliki ketebalan hingga 7,35 sentimeter. Dengan begitu, perawat berbadan sempit seperti Boeing 737 atau airbus A320 sekalipun bisa mendarat di NYIA.

BACA JUGA: Ada Bandara NYIA, Kawasan Pantai Glagah Akan Ditata untuk Tarik Wisatawan

Secara keseluruhan, kata dia, progress pembangunan baru sekitar 37 persen. Namun untuk standar minimum operasioal pada April sudah mencapai 82 persen.

Selain runway, untuk airside juga sudah dirampungkan dua buah paralel taxiway (jalur landas hubung pesawat) berikut rapid exit, hingga apron (area parkir pesawat).

"Semuanya sudah dibuat tinggal penyempurnaan saja," ujar dia.

Untuk sisi landside, gedung terminal penumpang seluas 12.920 meter persegi tinggal penyelesaikan pada interior dan eksterior saja. Begitu juga bangunan masjid bandara.

BACA JUGA: Cek Proyek Bandara NYIA Kulonprogo, Menteri BUMN Rini Lihat Toilet

Pembangunan Apron juga terus dikebut, dan diperkirakan saat operasionalisasi April nanti sudah bisa menampung sembilan unit pesawat. Nantinya Bandara NYIA akan bisa menampung hingga 23 pesawat.

Untuk menara air traffic control (ATC) atau pemandu lalu lintas udara saat ini sudah masuk tahap topping off atau pengecoran terakhir. Setelah ini baru masuk ke tahap pekerjaan arsitektural.

"Untuk tahap awal akan menggunakan modular tower yang ditempatkan di sisi barat untuk sementara waktu hingga menara permanen selesai dibangun dan diverifikasi," kata dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal