Sandiaga Uno Ingin Batik Gebleg Renteng Bisa Dieskpor

Kuntadi ยท Sabtu, 23 Maret 2019 - 04:05 WIB
Sandiaga Uno Ingin Batik Gebleg Renteng Bisa Dieskpor

Sandiaga saat mengungjungi sentral UMKM di Derwolo, Sentolo, Kulonprogo. (Foto: iNews.id/Kuntadi).

KULONPROGO, iNews.id – Calon Wakil Presiden (cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno, mendukung pengembangan industri batik gebleg renteng di Kabupaten Kulonprogo, DIY. Dia ingin industri batik berkembang, dan akan menghentikan kebijakan import batik.

Menurut Sandiaga, Kulonprogo telah dikenal memiliki batik gebleg renteng. Batik ini mampu berkembang dan mmebangkitkan ekonomi. Hal ini selaras dengan programnya untuk memperbaiki prekonomian.

"Saya ingin perajin dan saudagar batik bisa ambil peran berjuang bersama Prabowo-Sandi," kata Sandi saat mengungjungi sentral UMKM di Derwolo, Sentolo, Kulonprogo, Jumat (22/3/2019).

Menurutnya, banyak keluhan dari pelaku usaha batik, yang harga batik tidak stabil. Hal ini diakibatkan masih ada import batik dari luar negeri. Untuk itulah dia bertekad untuk menghentikan impor batik.

"Mari gunakan kekuatan batik dalam negeri. Batik Gebleg Renteng Kulonprogo harus dilindungi," ujar dia.

Sandiaga justru ingin memaksimalkan potensi yang ada di Indonesia agar bisa diekspor. Batik harus bisa dijual ke Hongkong, Thailand ataupun ke Timur Tengah.

Setelah Derwolo, Sandi melanjutkan agendanya dengan bertemu para petani di wilayah Ngestiharjo, Kecamtan Wates untuk panen padi. Di Kulonprogo Sandiaga juga mengunjungi pondok pesantren Nurul Haromain di Sentolo.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal