Selamatkan Anak dari Lilitan Ular Piton, Ibu di Gunungkidul Digigit

Kismaya Wibowo ยท Kamis, 10 Januari 2019 - 12:54 WIB
Selamatkan Anak dari Lilitan Ular Piton, Ibu di Gunungkidul Digigit

Tri Dwianto dan ibunya luka-luka setelah digigit ular piton di rumahnya, Kabupaten Gunungkidul, DIY, Kamis (10/1/2019). (Foto: iNews/Kismaya Wibowo)

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Seorang anak di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), nyaris dimangsa ular piton sepanjang 3 meter. Namun, sang ibu dengan gagah berani berhasil menyelamatkan putranya yang sudah sempat digigit meskipun akhirnya ikut digigit binatang buas itu.

Saat ini, kondisi Tri Dwianto, warga Dusun Trengguno Kidul, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, masih terbaring lemah setelah gigitan ular piton. Kejadian nahas tersebut berawal ketika Tri Dwianto dan ibunya Sarjiyem mendengar suara gaduh dari kandang ayam yang berada di dalam rumah sekitar pukul 04.00 WIB dini hari, Kamis (10/1/2019).

Sarjiyem kemudian meminta putranya mencari sumber suara tersebut dengan bantuan senter. Tak berapa lama, tiba-tiba ular piton sepanjang 3 meter menggigit leher Tri Dwianto, kemudian melilitkan tubuhnya ke leher korban dan menggigitnya. Tri langsung berteriak meminta tolong. Teriakan korban lantas terdengar oleh sang ibu, Sarjiyem.

“Awalnya saya dan anak yang keluar. Saya nyuruh anak saya lihat ke kandang ayam pakai senter karena terdengar suara ayam berkokok-kokok,” kata Sarjiyem saat ditemui di rumahnya.

BACA JUGA:

Warga di Sidoarjo Temukan Ular Raksasa saat Perbaiki Saluran Air

Gerebek Sampah, Petugas LH DKI Temukan Ular Kobra di Kali Pesanggrahan

Sarjiyem yang panik melihat kondisi anaknya kemudian berusaha untuk melepaskan gigitan ular piton dari leher sang anak. Ular tersebut sempat melakukan perlawanan dengan melilit balik kaki Sarjiyem menggunakan bagian bawah tubuhnya. Sarjiyem akhirnya terjatuh dan dia langsung berteriak.

Beruntung saat kejadian, ada warga yang melintas sehingga kedua korban berhasil diselamatkan dari serangan ular piton. Akibat dari kejadian tersebut, sang anak Tri Dwianto mendapatkan sejumlah luka mulai di bagian leher dan jari sedangkan sang ibu menderita luka di bagian jarinya saja.

“Saya lama itu berteriak-teriak meminta tolong sambil menangis,” kata Sarjiyem.

Sementara itu, data dari Polsek Ponjong menyebutkan, ular piton masuk ke permukiman warga sudah yang keempat kalinya, sejak dua bulan terakhir. Diduga ular tersebut kehabisan makanan di habitat aslinya sehingga masuk ke perkampungan warga.

Atas kejadian tersebut, Babinkamtibmas Desa Sidorejo Brigadir Sugeng Widodo mengimbau kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga diingakan agar lebih berhati-hati sehingga tidak mengalami kejadian yang sama, seperti dialami Sarjiyem dan putranya Tri Dwianto.

Warga yang mengetahui serangan ular tersebut lantas memutuskan untuk melakukan pencarian di sebuah gunung yang diduga menjadi sarang ular piton. Jika berhasil menemukannya, warga berencana menangkapnya sehingga tidak membuat mereka resah.


Editor : Maria Christina