Selasa Pagi, Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Setinggi 1.500 Meter

Antara ยท Selasa, 12 Maret 2019 - 10:10 WIB
Selasa Pagi, Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Setinggi 1.500 Meter

Ilustrasi guguran awan panas Gunung Merapi. (Foto: Istimewa).

YOGYAKARTA, iNews.id - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi yang terletak di Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini, kembali meluncurkan awan panas guguran pada Selasa (12/3/2019) pagi.

Luncuran awan panas guguran itu terjadi pada pukul 04.56 WIB selama 150 detik dengan jarak luncur 1.500 meter yang mengarah ke Kali Gendol.

"Awan panas masih dalam jarak aman rekomendasi, masyarakat diimbau untuk tetap tenang," tulis BPPTKG.

BACA JUGA: 12 jam, Merapi Luncurkan 7 Kali Awan Panas Guguran Setinggi 750 Meter

Sementara itu, berdasarkan pengamatan guguran Gunung Merapi sejak Senin (11/3) pukul 18.00 WIB sampai Selasa (12/3) pukul 06.00 WIB, BPPTKG mencatat tujuh kali guguran lava ke arah hulu Kali Gendol dengan jarak luncur maksimal 1.000 meter.

Hingga saat ini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau waspada, dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi. Hal ini dikarenakan adanya awan panas guguran dengan jarak luncurnya semakin jauh.

BACA JUGA: Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran 1.200 Meter

Warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol juga diminta meningkatkan kewaspadaan. Namun, jangan sampai terpancing isu-isu yang tidak jelas, serta mengikuti arahan aparat pemerintah daerah (pemda).

"Atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi, media sosial BPPTKG atau ke kantor BPPTKG," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal