Soal Amien Rais Desak Muhammadiyah Bersikap, Busyro: Kita Independen

Kuntadi ยท Selasa, 27 November 2018 - 18:30 WIB
Soal Amien Rais Desak Muhammadiyah Bersikap, Busyro: Kita Independen

Ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Busyro Muqoddas. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

BANTUL, iNews.id - Ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Busyro Muqoddas ikut angkat suara terkait ancaman mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Amien Rais agar Muhammadiyah segera bersikap dalam Pilpres 2019.

Menurut Busyro, sikap Muhammadiyah jelas netral dan tidak akan masuk dalam dukung mendukung pasangan capres. Busyro menegaskan, apa yang sudah disampaikan Ketua Umum PP Muhamadiyah Haedhar Nasir soal netralitas Muhammadiyah bukan merupakan pendapat pribadi. Namun sudah menjadi hasil keputusan bersama dengan para tokoh dan pengurus PP Muhamadiyah. “Muhammadiyah itu independen. Pak Amien dan Pak Haedhar pasti sudah paham,” katanya seusai mengisi Muktamar Pemuda Muhammadiyah di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Selasa (27/11/2018). 

Sikap Muhammadiyah dalam pemilu legislatif (Pileg), kata Busyro juga sama yakni, netral dan memberikan kebebasan kepada warganya untuk memilih wakil rakyat. Warga Muhammadiyah diberikan kebebasan untuk memilih dengan mengedepankan norma. “Kita tidak akan masuk dalam politik, tetapi aktif mengingatkan,” ujarnya.

BACA JUGA:

Haedar Nashir: Muhammadiyah Akan Jaga Jarak dengan Kepentingan Politik

Amien Rais Desak Muhammadiyah Bersikap di Pilpres 2019

Saat membuka Muktamar Pemuda Muhammadiyah, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir menegaskan, organisasi yang dia pimpin akan tetap berdiri sesuai kepribadian dan khitahnya.

“(Sikap politik Muhammadiyah) tidak akan dan tidak akan pernah berubah. Sejak zaman Pak Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah) berdiri pada kepribadian,” ungkap Haedar disela acara pembukaan Muktamar XVII Pemuda Muhammadiyah di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyajarta (UMY), Senin (26/11/2018).

Menurut dia, prinsip dan khitah inilah yang akan dipegang teguh oleh Muhammadiyah. Muhammadiyah akan mengambil jarak dari kepentingan politik di negeri ini.

Sebelumnya, Amien Rais mengatakan bakal “menjewer” Haedar Nashir jika Muhammadiyah tidak menentukan sikap pada Pilpres 2019. Sementara, Haedar memberikan kebebasan kepada para kader dan warga Muhammadiyah untuk memilih capres-cawapres masing-masing.

“Di tahun politik, tidak boleh seorang Haedar Nashir memilih menyerahkan ke kader untuk menentukan sikapnya di Pilpres. Kalau sampai seperti itu akan saya jewer,” kata Amien di sela Tabligh Akbar dan Resepsi Milad ke-106 Masehi Muhammadiyah di Islamic Center Surabaya, Jawa Timur, Selasa (20/11/2018) lalu.

 


Editor : Kastolani Marzuki