Tak Terima Kaca Dipecah, Sopir Pikap Tabrak 2 Remaja Hingga Tewas

Priyo Setyawan ยท Jumat, 07 Desember 2018 - 20:40 WIB
Tak Terima Kaca Dipecah, Sopir Pikap Tabrak 2 Remaja Hingga Tewas

Pikap Mitsubishi T 120 SS ringsek setelah menabrak dua remaja yang mengendarai motor Honda Scoopy di Jalan Raya Seyegan, Sleman. (Foto: SINDOnews)

SLEMAN, iNews.id – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Seyegan, Kebonagung, Sleman, Jumat (7/12/2018) dini hari. Dua remaja tewas setelah ditabrak pikap tepatnya di depan Puskesmas Sayegan. Kecelakaan itu diduga karena sopir pikap emosi kaca mobilnya pecah dipukul stik besi oleh kedua korban.

Kedua korban tewas yakni, Ananda Rifky (19), warga Ngino, Margoagung, Seyegan; dan Riski Tri Prasetyo (16), warga Kandangan, Margodadi, Seyegan, Sleman. Sedangkan sopir pikap, Nur Irawan (33), diketahui seorang penjual ayam.

Informasi di lokasi kejadian menyebutkan, peristiwa tragis itu bermula ketika Nur Irawan bersama istrinya, Etika Dwi Novisari mengendarai pikap Mitsubishi Colt T 120s SS bernopol R 1913 VE menuju tempat pemotongan ayam di daerah Ketingan, Mlati.

Tiba di pertigaan depan Kecamatan Mlati, Nur berpapasan dengan dua remaja berboncengan sepeda motor Honda Scoopy nopol AB 2591 EX. Tanpa sebab yang jelas, tiba-tiba salah satu pengendara Scoppy memukul kaca depan pikap milik Nur dengan stik besi silver hingga pecah.

Tak terima dengan hal itu, Nur Irawan lalu berbalik arah dan mengejar pengendara motor tersebut. Kejar-kejaran pun terjadi hingga depan Puskesmas Seyegan. Tanpa basa-basi Nur menabrak motor tersebut. Akibat kerasnya benturan, dua pengendara tewas di lokasi kejadian. Pikap pun sampai terbalik.

"Hal ini menyebabkan Nur Irwan tidak sadarkan diri, sedangkan istrinya menderita luka di wajah," kata Kapolsek Seyegan Kompol Masnoto, Jumat (7/12/2018) seperti dikutip SINDOnews.

BACA JUGA: Pikap Ditabrak Kereta Api di Jombang hingga Hancur, Pengemudi Selamat

Saat kejadian kondisi jalan sepi. Menurut warga sekitar sebelum terjadi benturan ada teriakan-teriakan. Petugas hingga saat ini masih menyelidiki kasus kecelakaan tersebut. Selain mengolah tempat kejadian perkara (TKP) juga meminta keterangan beberapa warga.

"Dua pengendaraan motor yang meninggal itu langsung dibawa ke RS Bhayangkara. Untuk Etika Dwi Novisari istri Nur Irwan mendapatkan perawatan di RS At Taurots, Klaci, Margoluwih, Seyegan," kata Masnoto.


Editor : Kastolani Marzuki