Tanggapi Dahnil Jadi Jubir Prabowo, Haedar Nashir: Jangan Bawa-Bawa Muhammadiyah

Kuntadi ยท Selasa, 30 Juli 2019 - 16:08 WIB
Tanggapi Dahnil Jadi Jubir Prabowo, Haedar Nashir: Jangan Bawa-Bawa Muhammadiyah

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

BANTUL, iNews.id – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menanggapi sikap politik mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak yang gabung Partai Gerindra dan resmi menjadi juru bicara Prabowo Subianto.

Menurutnya, Muhammadiyah tidak pernah melarang kadernya terjun ke dunia politik. Hanya saja, harus menjaga integritas dan moralitas, serta tidak menyeret Muhammadiyah ke pusaran politik praktis.

“Muhammadiyah selalu mempersilahkan kadernya untuk berkiprah di politik praktis. Baik di parpol ataupun pemerintah," ujar Haedar Nashir, di sela Groundbreaking Pembangunan Research And Innovation Center M Dasron Hamid di Kampus terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Bantul, DIY, Selasa (30/7/2019).


BACA JUGA:

Dahnil Anzar Jadi Jubir Prabowo, Bagaimana Peran Muzani? Ini Kata Gerindra

Dahnil Anzar Jadi Juru Bicara Resmi Prabowo Subianto


Dia mengingatkan, politik harus dijadikan kendaraan untuk memajukan bangsa. Mereka harus bisa membawa peran sebagai orang yang membawa nilai-nilai Islam dan ke-Muhammadiyahan. 

“Di manapun pilihan politiknya, jangan membawa-bawa Muhammadiyah terseret pada pergulatan politik praktis. Kader harus bisa memposisikan diri agar tidak terbawa arus," katanya.

Bukan hanya kepada Dahnil, Haedar juga meminta kepada semua kader yang terjun dalam politik bisa berperan maksimal di tempatnya. Mereka harus menjadikan parpol sebagai kendaraan politik untuk memajukan bangsa dan negara.


Editor : Donald Karouw