Unik dan Bergaya Kremlin, Masjid An Nurumi Candisari Sleman Selalu Ramai Jamaah

Heru Trijoko ยท Kamis, 09 Mei 2019 - 05:15 WIB
Unik dan Bergaya Kremlin, Masjid An Nurumi Candisari Sleman Selalu Ramai Jamaah

Masjid An Nurumi atau yang dikenal Masjid Kremlin di Candisari, Sleman sangat unik dan menarik dengan mengadopsi arsitektur ala Rusia. (Foto-Foto: iNews.id/Heru Trijoko)

SLEMAN, iNews.idMasjid An Nurumi di Jalan Raya Yogya-Solo Km 15, Desa Candisari, Kecamatan Kalasan, Sleman ini unik dan menarik.

Tidak seperti bangunan masjid di Tanah Air pada umumnya yang meniru gaya Timur Tengah, masjid ini justru meniru bangunan ala Kremlin, ikot Kota Moskow, Rusia. Karena itulah, masjid tersebut tersebut dikenal dengan nama “Masjid Kremlin”.

Keunikan lainnya, lima kubah masjid tersebut juga penuh warna-warni seperti pelangi. Karena keunikan bangunannya, masjid tersebut tak pernah sepi dikunjungi jamaah, bahkan tidak sedikit pelancong dari luar daerah yang datang ke masjid tersebut.

Berdiri di atas luas  lahan 700 meter persegi, Masjid An Nurumi ini memiliki sembilan menara berkubah dengan warna yang beraneka ragam didominasi warna kuning, biru dan hijau.


Selain keunikan eksteriornya, masjid yang diresmikan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) X pada 2007 lalu ini juga mempunyai keunikan di bagian interiornya.

Di bagian dalam menara kubah, terdapat kaligrafi Arab dan asmaul husna yang tersusun rapi dari atas sampai dengan bawah dengan cat warna terang.

Takmir Masjid An Nurumi, Slamet Budiono Jarot mengatakan, masjid tersebut dibangun pengusaha ayam goreng kalasan, Nur Indarti. Dia terinspirasi keindahan bangunan Kremlin saat berkunjung ke Rusia seusai melakukan ibadah umrah bersama anaknya Umi Nur Salim.

BACA JUGA: Masjid Agung Demak, Simbol Toleransi Beragama dan Akulturasi Islam di Pulau Jawa

Saat itu, Nur Indarti bernazar jika mempunyai rezeki melimpah akan mendirikan masjid bergaya arsitektur Kremlin lengkap dengan kubah warna-warni. Nama An Nurumi untuk masjid tersebut juga merupakan kombinasi nama Nur dan Umi atau ibu dan anak yang merupakan pendiri masjid tersebut. 

"Masjid ini dulu dibangun dari mulai jam 7 tanggal, bulan 7, tahun 2005. Masjid ini diprakarsai Nursalim pemilik ayam goreng Candisari. Ceritanya Ibu Nursalim dan ibunya ibu Nur Indarti pulang dari Tanah Suci Mekkah. Pulangnya lewat Eropa Timur. Di kota Kremlin, dia sembahyang dan berkata kalau Tuhan mengizinkan dan beri rezeki akan bikin mesjid seperti ini,” kata Slamet, Rabu (8/5/2019).

Doa yang dipanjatkan Nur Indarti ternyata diijabah Allah hingga bisa membangun masjid sama seperti bangun yang ada di Kremlin. “Selama dua tahun dibangun, selesai tahun 2007 diresmikan oleh Sri Sultan Hb X tanggal 9 Agustus 2007 jam 7,” ujarnya.


Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2 Tampilkan Semua