2018, Ekspor Mobil Tembus 346 Ribu Unit Senilai Rp67 Triliun

Rahmat Fiansyah ยท Selasa, 02 April 2019 - 11:07 WIB
2018, Ekspor Mobil Tembus 346 Ribu Unit Senilai Rp67 Triliun

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, ekspor mobil sepanjang 2018 mencapai 346 ribu unit. Ekspor dalam bentuk mobil utuh (CBU) atau terurai (CKD) tumbuh 9,4 persen dibandingkan tahun 2017 sebanyak 316 ribu unit.

"Tahun kemarin, ekspor mobil CBU sudah menyentuh angka 264 ribu unit, dan yang bentuk CKD sekitar 82 ribu unit, sehingga total menembus 346 ribu unit. Tahun ini ditargetkan bisa menembus 400-450 ribu unit," kata Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto melalui keterangan tertulis, dikutip Selasa (2/4/2019).

Jumlah keseluruhan ekspor itu setara 4,78 miliar dolar AS atau Rp67 triliun. Porsi ekspor tercatat sekitar 26 persen dari total produksi mobil yang mencapai 1,34 juta unit atau setara 13,76 miliar dolar AS.

"Kalau pasar domestik, kita lebih unggul dari Thailand. Kami menargetkan, produksinya nanti bisa mencapai 1,5 juta unit pada tahun 2020,” tutur Airlangga.

Menuruti dia, produk otomotif nasional cukup kompetitif di pasar internasional. Hal ini tidak terlepas dari optimalisasi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di industri otomotif.

"TKDN ini yang menjadi kunci keberhasilan dari sektor industri otomotif nasional, yang diharapkan mampu menjadi hub bagi pasar Asean bahkan di tingkat Asia,” ujar dia.

Indonesia, lanjut Airlangga, saat ini telah berkembang menjadi basis produksi mobil untuk kendaraan jenis MPV, truck, dan pick-up. Ke depan, kata dia, produksi juga akan diarahkan untuk kendaraan jenis sedan dan SUV untuk memenuhi minat pasar global.

Tak hanya itu, Airlangga juga mendorong pabrikan otomotif untuk mendukung program mobil listrik. Pemerintah menargetkan porsi kendaraan berbasis listrik bisa mencapai 20 persen dari total produksi di tahun 2025.

Editor : Rahmat Fiansyah