6 Gerai Giant Ditutup, Begini Penjelasan HERO

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Selasa, 25 Juni 2019 - 15:40 WIB
6 Gerai Giant Ditutup, Begini Penjelasan HERO

Konsumen berbelanja di Supermarket Giant Ekspres, Mampang Prapatan, Jakarta, Minggu (23/6/2019). Giant berencana menutup enam gerai di wilayah Jabodetabek yang akan dilakukan pada 28 Juli 2019. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - PT Hero Supermarket Tbk membenarkan penutupan enam gerai Giant pada 28 Juli 2019 di Jabodetabek. Langkah tersebut untuk strategi bisnis Hero Group untuk bertahan di industri ritel makanan.

Direktur Hero Supermarket, Hadrianus Wahyu Trikusumo mengakui, persaingan industri ritel, terutama makanan semakin ketat. Hal ini memaksa Hero Group melakukan perubahan strategi.

"Giant adalah brand yang kuat namun kami harus terus beradaptasi untuk bersaing secara efektif dengan menerapkan program multi-year transformation untuk memberikan peningkatan jangka panjang," kata dia melalui surat elektronik kepada iNews.id, Selasa (25/6/2019).

BACA JUGA:

HERO Tutup 6 Gerai Giant, Aprindo: Enggak Bangkrut, Hanya Efisiensi

6 Gerai Giant Ditutup, Bisnis Makanan HERO Rugi Rp64 Miliar pada Kuartal I-2019

Selain persaingan yang ketat, dia menyebut tantangan juga datang dari perilaku belanja konsumen yang berubah. Menurut dia, tantangan ini tidak hanya dihadapi Giant dan Hero, dua brand yang berada di bawah naungan Hero Supermarket, tapi juga pelaku usaha ritel lainnya.

"Mengatasi tantangan ini jelas membutuhkan waktu. Kami sedang melakukan perbaikan namun membutuhkan waktu," ujar dia.

Menurut Hadrianus, penutupan enam gerai Giant merupakan bagian dari transformasi bisnis Hero Group. Langkah tersebut, kata dia, juga sudah dikomunikasikan kepada karyawan dan rekanan Giant.

"Ini bukanlah hal yang mudah, tetapi perlu dilakukan guna merespon perilaku konsumen yang berubah dengan cepat," kata dia.


Editor : Rahmat Fiansyah