Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, APPBI: Akan Gerakkan Usaha Pusat Perbelanjaan

Iqbal Dwi Purnama · Senin, 20 September 2021 - 20:30:00 WIB
Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, APPBI: Akan Gerakkan Usaha Pusat Perbelanjaan
Anak di bawah 12 tahun boleh masuk mal, APPBI sebut akan gerakkan usaha pusat perbelanjaan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah memutuskan untuk mengizinkan anak usia di bawah 12 tahun boleh masuk mal atau pusat perbelanjaan mulai pekan ini. Keputusan tersebut disambut baik Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI). 

Ketua APPBI Alphonzus Widjaja mengatakan, pelonggaran tersebut sangat diperlukan oleh pusat perbelanjaan untuk meningkatkan kunjungan. Dengan meningkatkan pengunjung mal maka akan membantu menggerakkan usaha pusat perbelanjaan.

"Pelonggaran tersebut sangat diperlukan oleh pusat perbelanjaan untuk bisa menggerakkan perekonomian khususnya untuk menggerakkan kondisi usaha pusat perbelanjaan melalui peningkatan tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan," kata Alphonzus kepada MNC Portal Indonesia, Senin (20/9/2021).

Dia menuturkan, saat ini pusat perbelanjaan sudah jauh lebih aman dan sudah jauh lebih sehat. Hal tersebut karena vaksinasi menjadi syarat mutlak semua pengunjung untuk masuk pusat perbelanjaan.

"Saat ini kondisi di dalam pusat perbelanjaan sudah jauh lebih aman dan sudah jauh lebih sehat dikarenakan sekarang semua orang yang berada di dalam pusat perbelanjaan sudah divaksin," ujarnya.

Alphonzus berharap, dengan penerapan protokol kesehatan dan protokol wajib vaksin yang diterapkan pusat perbelanjaan, peemrintah akan memberikan pelonggaran lain untuk membantu usaha di pusat perbelanjaan kembali bangkit.

"Dengan adanya pemberlakuan protokol wajib vaksinasi yang pemeriksaannya dilakukan melalui aplikasi PeduliLindungi, sehingga sebenarnya dapat diberikan berbagai pelonggaran berikutnya untuk pusat perbelanjaan," ucap Alphonzus.

Adapun uji coba pusat perbelanjaan atau mal bagi anak-anak di bawah usia 12 tahun dengan pengawasan dan pendampingan orangtua yang akan diterapkan di wilayah Jakarta, Bandung, Semarang, DIY, dan Surabaya. Pelonggaran ini dilakukan berdasarkan dengan situasi Covid-19 yang semakin baik, serta implementasi protokol kesehatan dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi yang terus berjalan.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel: