Antisipasi Kerugian, Ini Biaya-Biaya saat Berinvestasi Emas

Ferdi Rantung ยท Rabu, 07 Oktober 2020 - 13:55:00 WIB
Antisipasi Kerugian, Ini Biaya-Biaya saat Berinvestasi Emas
Emas Antam. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Logam mulia atau emas merupakan investasi yang praktis dan mudah dilakukan oleh siapa saja. Namun, ada sisi negatif dari emas yang perlu diketahui agar tidak merugi.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menyarankan masyarakat yang ingin berinvestasi emas sebaiknya menggunakan dana menganggur atau dana berlebih. Hal ini dilakukan untuk mengatasi risiko yang ada. Sebab, investasi emas juga mengeluarkan biaya.

"Jika berinvestasi di emas atau investasi di mana pun, jangan gunakan uang pokok. Pakailah uang nganggur. Misalnya punya Rp100 juta, 20 persennya digunakan untuk investasi. Jangan dihabiskan semuanya," katanya saat dihubungi, Rabu (7/10/2020)

Dia menjelaskan, ketika membeli emas ada biaya ongkos sebesar Rp100.000 per gram. Untuk mendapatkan untung dari biaya ongkos itu membutuhkan waktu yang lama.

"Tak hanya itu, ketika kita jual pun kena biaya pembayaran pajak karena ada NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)," ujarnya

Selain itu, sertifikatnya instrumen investasi emas hanya memiliki jangka waktu selama tiga tahun. Untuk mengubahnya diperlukan biaya lagi per gramnya sebesar Rp50.000.

"Emas itu itu investasi jangka panjang. Jika masyarakat tidak paham betul akan hal-hal tersebut, maka akan merugi," tuturnya.


Editor : Ranto Rajagukguk