Bantu Pemulihan Ekonomi, Startup Didorong Tumbuh di Tengah Covid-19

Riyandy Aristyo ยท Jumat, 25 September 2020 - 18:06 WIB
Bantu Pemulihan Ekonomi, Startup Didorong Tumbuh di Tengah Covid-19

Pemerintah berharap startup bisa timbuh dan semakin besar membantu ekonomi Indonesia di tengah pandemi Covid-19. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Perusahaan rintisan (startup) di Indonesia didorong tumbuh dan berkembang maksimal. Langkah ini diharapkan dapat berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Apalagi ekonomi Indonesia saat ini di tengah bayang-bayang resesi akibat Covid-19. Di era sekarang pun berbagai aktivitas didorong ke arah digital atau online untuk meminimalkan aktivitas fisik dan memberikabpelayanan lebih baik.

Pemerintah pun mendukung startup tumbuh dan berkembang serta menjadi bagian dari perekonomian Indonesia. Pemerintah berharap startup di Indonesia bisa semakin besar dan nantinya memunculkan banyak unicorn baru di masa mendatang.

Menanggapi itu, Direktur Utama Lintasarta Arya Damar menilai dukungan penuh kepada startup di Indonesia sangat penting. Dia pun berharap dukungan tersebut berimbas terhadap ikut sertanya startup memberikan kontribusi dalam kemajuan ekosistem digital dengan inovasi.

"Kita bersama-sama dapat membangun Indonesia berkembang ke arah yang lebih baik," kata Arya, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, (24/9/2020).

Arya menyebutkan pihaknya ikut mendorong stratup tumbuh melalui Lintasarta Appcelerate. Di mana progran ini merupakan salah satu bentuk social investment yang dilaksanakan korporasi sejak 2016.

"Melalui program ini kami merangkul para anak muda melalui startup yang mereka dirikan dengan membuat rencana bisnis dalam bentuk inovasi produk atau aplikasi digital," kata Arya.

Dia berharap penghargaan The Asia Responsible Award (AREA) 2020 yang diraih perusahaan bisa memacu pengembangan kegiatan social investment yang lebih luas. "Diharapkan dapat terus mendatangkan manfaat baik bagi banyak pihak, serta bagi kemajuan industri digital di Tanah Air," kata Arya.

Editor : Dani Dahwilani