Batal Dijadikan Depo, Stadion BMW Hanya Akan Dibangun Stasiun MRT

Antara ยท Jumat, 11 Januari 2019 - 22:00 WIB
Batal Dijadikan Depo, Stadion BMW Hanya Akan Dibangun Stasiun MRT

ilustrasi. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Rencana pemindahan depo MRT Jakarta dari Kampung Bandan ke Stadion Bersih Manusiawi Berwibawa (BMW) urung terwujud. Namun, kawasan tersebut akan tetap dibangun stasiun MRT.

Sekretaris PT MRT Jakarta, Muhammad Kamaluddin mengatakan, berdasarkan diskusi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku kontraktor Stadion BMW, rencana pembangunan depo MRT di kawasan tersebut batal. Hal ini karena depo memerlukan lahan yang besar.

"Berdasarkan pertimbangan luas yang kami butuhkan, dan prioritas BMW sendiri untuk stadion, kelihatannya luasannya belum mencukupi," kata Kamal, Jumat (11/1/2019).

BACA JUGA:

Anies Pindah Depo MRT dari Stasiun Kampung Bandan ke Stadion BMW

Depo MRT Jakarta Fase II Berpotensi Batal Dibangun di Kampung Bandan

Direktur Utama Jakpro, Dwi Wahyu Daryoto sebelumnya mengatakan, depo MRT fase II Bundaran HI-Stadion BMW memastikan tidak akan dibangun di Stadion BMW. Pasalnya, luas lahan yang ada tidak memungkinkan untuk menggabung stadion dengan depo.

"MRT butuh 12 hektare (Ha) buat depo, kemudian di kawasan BMW itu cuma 25 Ha Kalau 12 Ha itu diambil buat depo, berarti tinggal 13 Ha cukup enggak untuk stadion dan kawasan lainnya? Kan enggak cukup," ujar dia.

Selain itu, kata Dwi, depo MRT masuk dalam kategori objek vital nasional sehingga keberadaannya tidak bisa dicampur dengan pusat keramaian seperti stadion. Dia mengatakan, hal ini sudah disampaikan langsung kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Depo MRT Fase II awalnya akan dibangun di Kampung Bandan. Namun, ada sengketa lahan di daerah itu antara PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan pihak ketiga. Dengan begitu, rute MRT diperpanjang dari Kampung Bandan menjadi Stadion BMW.

Gubernur Anies sempat mengusulkan agar depo MRT digeser ke Stadion BMW. Dengan pembatalan tersebut, saat ini belum ada keputusan di mana depo MRT fase II dibangun.


Editor : Rahmat Fiansyah