Beda dengan Jiwasraya, Erick Thohir Jamin Arus Kas Asabri Aman

Antara ยท Rabu, 15 Januari 2020 - 19:38 WIB
Beda dengan Jiwasraya, Erick Thohir Jamin Arus Kas Asabri Aman

Menteri BUMN, Erick Thohir. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

JAKARTA, iNews.id - PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata RI (Persero) atau Asabri tengah menghadapi kasus dugaan korupsi akibat salah investasi. Kendati demikian, kondisi arus kas (cashflow) perseroan saat ini aman.

"Likuditas Asabri dijamin aman karena cashflow asetnya semua masih bagus, beda dengan Jiwasraya yang sudah sangat ya begitu," kata Erick di Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Menurut Erick, arus kas Asabri jauh lebih baik daripada Jiwasraya karena perusahaan rutin memperoleh dana yang dipotong dari gaji anggota TNI/Polri dan PNS Kementerian Pertahanan, TNI, dan Polri. Oleh karena itu, pembayaran klaim nasabah yang pensiun masih lancar.

"Jadi tidak ada isu cash flow berhenti apalagi buat para prajurit itu pasti dijamin," ucap Erick.

Soal kesalahan pengelolaan investasi, Pemilik Mahaka Group itu menyerahkannya kepada Polri yang tengah menggelar penyelidikan. Asabri diduga menggenggam saham-saham gorengan, bahkan sebagian di antaranya masuk saham gocap.

Yang jelas, Erick menekankan pentingnya good corporate governance (GCG) di BUMN, termasuk Asabri. Penegakan kembali GCG menjadi fokus Erick.

"Kalau kita simpulkan dari Jiwasraya, Garuda, itu ujungnya apa? GCG-nya kan? Makanya dari awal saya katakan ingin selalu punya leader di BUMN itu apa yang nomor satu? Akhlak, kedua loyalitas, dan ketiga team work," ucapnya.

Erick mengatakan, jajaran direksi dan komisaris BUMN yang tidak memenuhi ketiga kriteria tersebut bakal dicopot.

"Untuk semua pimpinan yang tidak menerapkan ini akan terkena, pasti. Apakah itu dicopot, tapi kasusnya hukum akan terus diproses," katanya.


Editor : Rahmat Fiansyah