Berutang Rp5,02 Triliun ke Jasa Marga, Pemerintah Belum Bayar Selisih Bunga

Aditya Pratama ยท Selasa, 30 Juni 2020 - 12:32 WIB
Berutang Rp5,02 Triliun ke Jasa Marga, Pemerintah Belum Bayar Selisih Bunga

Jasa Marga. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah masih memiliki utang tersisa kepada PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebesar Rp5,02 triliun. Utang ini terkait realisasi dana talangan tanah pada 2016-2020.

Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur menjelaskan, total pengeluaran yang digunakan untuk dana talangan tanah mencapai Rp27,26 triliun dan yang telah terbayarkan baru Rp22,24 triliun. Selain itu, terdapat beban cost of fund terhadap kreditur.

Sementara itu, bunga pinjaman komersial yang harus dibayar Jasa Marga sebesar Rp2,8 triliun lebih. Saat ini, yang bisa dibayarkan pemerintah hanya Rp1,94 triliun. 

"Ini menyangkut selisih bunga karena kita pinjam untuk pinjaman komersial kemudian pemerintah pemerintah mengembalikan berdasarkan bunga BI7DRR sekitar 4,5-5 persen jadi itu ada selisih bunga sehingga ada Rp1,6 triliun lebih yang kondisinya belum terselesaikan," ujar Subakti dalam RDP dengan Komisi VI DPR, Selasa (30/6/2020).

Subakti mengatakan, pinjaman dana talangan tanah oleh Jasa Marga melalui pinjaman komersial dengan bunga 8,5-10,25 persen. Sementara itu cost of fund pemerintah hanya membayarkan melalui BI7DRR sekitar 4,5-5 persen selisih cost of fund yang menjadi beban perusahaan. 

"Di sini kami mencoba usulan solusinya dikarenakan BPJT hanya menyediakan dana talangan untuk tanah sehingga seluruh biaya yang timbul akibat penyediaan dana talangan tanah menjadi tanggungan pemerintah dan percepatan pengembalian cost of fund maksimum satu bulan sejak penggantian dana talangan tanah, selisih cost of fund kita usulkan diganti tunai atau diperhitungkan dalam investasi," ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk