Bukan Cuma Insentif Pajak, Bos Kadin Minta Semua Menteri Pakai Mobil Listrik

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Senin, 29 Juli 2019 - 18:05 WIB
Bukan Cuma Insentif Pajak, Bos Kadin Minta Semua Menteri Pakai Mobil Listrik

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani. (Foto: iNews.id/Isna Rifka Sri Rahayu)

JAKARTA, iNews.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengapresiasi rencana pemerintah untuk memberikan berbagai insentif pajak untuk mobil listrik. Namun, langkah itu dinilai asosiasi belum cukup.

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani mengatakan, selain insentif fiskal, pemerintah harus melakukan dukungan konkret lainnya pada kehadiran mobil listrik. Misalnya, kata dia, mobil dinas para pejabat harus bertenaga listrik (electric car) atau minimal hybrid car.

"Menteri juga harus mencontohkan misalnya Camry tetapi Camry electric car atau hybrid car. Kan itu nanti orang lihat bahwa negara kita serius memulai itu. Jadi mesti harus ada action-nya juga gitu," kata Rosan di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Senin (29/7/2019).

Selain itu, Rosan menilai, mobil listrik juga harus memperoleh prioritas di atas mobil konvensional. Misalnya, pengecualian aturan ganjil genap atau fasilitas parkir gratis di lokasi tertentu.

"Kami harap insentif ini diberikan secara keseluruhan tindak hanya dari perpajakan, PPnBM, dan lainnya. Bukan hanya insentif (pajak)," ujar dia.

Menurut dia, insentif-insentif kecil tersebut meski terkesan sepele namun sangat mendukung keberlangsungan industri kendaraan listrik di Indonesia. Pasalnya, langkah itu merupakan bentuk dukungan konkret pemerintah mempromosikan mobil listrik.

"Mall bisa membebaskan atau memberi prioritas electric car, bisa kan seperti itu. Memang kecil tapi itu akan mendorong orang untuk mengubah ini dari kendaraan biasa ke electric," kata dia.


Editor : Rahmat Fiansyah