Cadangan Baru Tembaga dan Emas Ditemukan di NTB

Aditya Pratama ยท Jumat, 21 Februari 2020 - 08:02 WIB
Cadangan Baru Tembaga dan Emas Ditemukan di NTB

Emas. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - PT Sumbawa Timur Mining (STM) menemukan deposit bijih tembaga dan emas di Onto Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). PT STM melakukan kegiatan eksplorasi wilayah itu sejak 2010.

Cadangan sumber daya ditemukan pertama kali pada Agustus 2013 namun belum diketahui secara pasti. Sejak saat itu dilakukan pemboran sebanyak 64 lubang, setara 61.000 m3. 

Berdasarkan perkiraan per Desember 2019, total sumber daya tertunjuk sebesar 0,76 miliar ton @0,93 persen tembaga dan 0,56 g/t emas serta total sumber daya mineral tereka sebesar 0,96 miliar ton @0,87 persen tembaga dan 0,44 g/t emas.

Angka tersebut setara dengan total 1,7 miliar ton @0,89 persen tembaga dan 0,49 g/t emas. Selain sumber daya mineral di atas, target eksplorasi di sekitar area juga telah ditetapkan sebesar 0,6-1,7 miliar ton @ 0,20,7 persen tembaga dan 0,1-0,3 g/t emas.

"Penemuan potensi sumber daya Onto menggambarkan nilai dan peluang yang dimiliki Proyek Hu'u. Saat ini Proyek Hu'u berada pada tahap eksplorasi, dan kami berharap dapat melanjutkan proyek ini dengan tujuan untuk membangun sebuah operasi penambangan kelas dunia di Indonesia," kata Presiden Direktur PT STM, Bede Evans, Jumat (21/2/2020). 

PT STM merupakan pemegang Kontrak Karya (KK) generasi ke-7 untuk Proyek Hu'u dan merupakan perusahaan patungan antara Eastern Star Resources Pty Ltd (80 persen), anak perusahaan yang 100 persen sahamnya milik Vale SA, dan PT Antam Tbk. (20 persen).

Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi menyebut penemuan ini menjadi titik penting bagi PT STM ke depannya sekaligus memberikan multiplier effect yang lebih besar pada tahap selanjutnya.

"Saat ini proyek tersebut mempekerjakan hampir 600 karyawan termasuk kontraktor, dimana 70 persen diantaranya berasal dari lingkungan sekitar proyek eksplorasi," kata Agung. 

Selanjutnya, kata Agung, PT STM akan melanjutkan pemboran di dalam dan di sekitar wilayah deposit Onto untuk menentukan batas dan kemenerusan kedalaman dari mineralisasi.

"Pastinya tenaga kerja setempat akan terus bertambah, meneruskan eksporasi, dan lebih-lebih nanti jika berlanjut ke fase eksploitasi," kata Agung.

Editor : Rahmat Fiansyah