Covid-19, LRT Jakarta Hanya Angkut 500 Penumpang Sehari

Djairan ยท Senin, 29 Juni 2020 - 20:20 WIB
Covid-19, LRT Jakarta Hanya Angkut 500 Penumpang Sehari

LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Velodrome. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - LRT Jakarta kesulitan menggaet penumpang selama pandemi Covid-19. Saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), penumpang harian LRT sekitar 500 orang.

Indarto Wibisono, Direktur Operasi dan Perawatan LRT Jakarta mengatakan, jumlah penumpang harian LRT rata-rata turun 10-20 persen. Padahal, moda transportasi tersebut tengah berjuang menarik penumpang.

Selama 8-28 Juni 2020, jumlah penumpang LRT rata-rata 502 orang. Jumlah tertinggi terjadi pada 24 Juni sebanyak 908 penumpang.

"Dari Dishub (DKI Jakarta) sendiri, kami dipersyaratkan harus mengangkut 7.000 penumpang. Oleh karena itu perhitungan terhadap jumlah penumpang itu kami terus memproyeksikan kapan itu tercapai," katanya, Senin (29/6/2020).

Menurut Indarto, LRT Jakarta menawarkan layanan dengan karakter penumpang yang khas. Dia mengatakan, LRT dengan trase Kelapa Gading-Velodrome selama ini sangat mengandalkan penumpang yang hendak ke Mal Kelapa Gading (MKG).

Saat LRT beroperasi normal pada 8 Juni, mayoritas pusat perbelanjaan di sepanjang kedua titik tutup.

"Mal Kelapa Gading keadaannya masih tutup waktu kita mulai beroperasi normal, kan baru dibuka 15 Juni, padahal sebagian besar dari penumpang kami adalah dari tenant-tenant di Mal Kelapa Gading itu," ucapnya.

Indiarto berharap, beroperasinya mal bisa mendongrak jumlah penumpang LRT. Dengan begitu, target penumpang harian bisa tercapai sekitar November atau Desember 2020.

Operator LRT menerapkan protokol kesehatan di stasiun hingga dalam gerbong kereta, termasuk menyinari kereta dengan sinar ultraviolet (UV).

"Proses tersebut dilakukan selama lima belas menit, untuk satu rangkaian gerbong, dengan dua gerbong maka ada dua lampu, karena satu gerbong ya satu lampu UV," ujarnya.

Editor : Rahmat Fiansyah