Dapat Dana 7,6 Juta Dolar, Kargo Akan Transformasi Industri Logistik

Ranto Rajagukguk ยท Rabu, 20 Maret 2019 - 18:31 WIB
Dapat Dana 7,6 Juta Dolar, Kargo Akan Transformasi Industri Logistik

Startup logistik, Kargo berhasil menggalan dana tahap awal sebesar 7,6 juta dolar AS. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - ?Kargo Technologies, pasar online angkutan logistik yang menghubungkan shipper sektor ritel, e-commerce dan komersil dengan armada truk di seluruh Indonesia, telah berhasil menggalang dana tahap awal senilai 7,6 juta dolar Amerika Seikat (AS), dipimpin oleh perusahaan?venture capital Sequoia Capital India?.

Adapun investor lainnya yakni, 10100 Fund milik ?Travis Kalanick, Pandu Sjahrir dan Agaeti Ventures, Patrick Walujo, salah satu pendiri Northstar Group, Intudo Ventures, Zhenfund, ATM Capital dan Innoven Capital?. Hampir seperempat pendapatan domestik bruto Indonesia senilai Rp1 triliun berasal dari logistik. Namun, industri ini masih terbentur masalah infrastruktur yang kurang memadai dan berbagai inefisiensi lainnya.

Truk yang mengangkut muatan dari sentra-sentra produksi perkotaan seringkali pulang tanpa muatan. Sedangkan pengemudi truk biasanya harus menelpon berbagai pihak atau mengecek berbagai grup Whatsapp hanya untuk mendapatkan order sekali jalan. Itu pun membutuhkan kontrak tertulis, sementara pembayaran bisa tertunggak sampai? berminggu-minggu.   

Kargo bertujuan mengubah industri logistik karena teknologi yang dimilikinya bisa membuat proses transaksi dan pengangkutan lebih efisien, transparan dan akuntabel. Shipper, transporter dan pengemudi truk bisa berinteraksi, bertransaksi dan memantau pergerakan kiriman secara real-time di platform Kargo melalui situs www.kargo.tech?, dan dalam waktu dekat, melalui aplikasi ponsel tipe Android yang saat ini dalam fase pengujian beta.

Sejauh ini, sejumlah perusahaan e-commerce, toserba dan nama besar di industri FMCG sudah              mengandalkan Kargo untuk mem-posting ratusan order tiap minggu. “Kargo didesain untuk mengoreksi masalah ketersediaan, transparansi harga dan kurangnya kepercayaan dalam proses pembayaran melalui satu aplikasi yang gampang dipakai,” kata Kargo CEO, Tiger Fang?.

“Jika proses penawaran dan penerimaan order dibikin lebih efisien, maka pemakaian jumlah truk yg tersedia bakal lebih maksimal. Semua shipper dan transporter yang terdaftar di Kargo sudah diverifikasi, sehingga bisa dipercaya dan dijamin kualitasnya. Sistem seperti ini bisa bantu menaikkan potensi penghasilan para pengemudi truk, dan memastikan takkan ada lagi truk balikan kosong melintas di ruas-ruas jalan antar-kota Indonesia?.?”

Kargo akan menggunakan dana tahapan awalnya untuk memperkuat infrastruktur dan teknologinya. Kargo juga berencana melakukan rekrutmen besar-besaran di Indonesia ?untuk membangun operasi kelas dunia dan tim teknologi.


Editor : Ranto Rajagukguk