Diancam Lion Air, Bos Boeing Yakin Pesawat 737 MAX Aman

Rahmat Fiansyah ยท Sabtu, 08 Desember 2018 - 13:16 WIB
Diancam Lion Air, Bos Boeing Yakin Pesawat 737 MAX Aman

President & CEO Boeing, Dennis Muilenburg. (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Boeing yakin pesawat 737 MAX aman meski terjadi kecelakaan pesawat tersebut milik Lion Air beberapa waktu lalu. Pernyataan itu merespons ancaman maskapai asal Indonesia yang ingin membatalkan sisa pesanan pesawat Boeing.

"Saya akan katakan dan perlu untuk digarisbawahi di sini, karena sangat penting, bahwa pesawat 737 Max aman. Kami sangat yakin akan hal itu," kata President & CEO Boeing, Dennis Muilenburg, dikutip dari CNBC, Sabtu (8/12/2018).

BACA JUGA:

Merasa Dikhianati Boeing, Rusdi Kirana Akan Batalkan Pesanan Pesawat

Lion Air Dikabarkan Akan Batalkan Sisa Pesanan Pesawat Boeing 737 MAX

Lion Air sebelumnya dilaporkan tengah menyiapkan dokumen untuk pembatalan sisa pesanan pesawat yang mencapai 22 miliar dolar AS atau setara Rp320 triliun. Pendiri Lion Air, Rusdi Kirana mengaku dikhianati oleh Boeing karena pabrikan asal AS itu mengubah filosofi desainnya.

"Kami tidak mengubah filosofi desainnya. Pesawat-pesawat ini ditangani dengan baik untuk bisa dikemudikan oleh pilot, dan dirancang dengan cara yang sama dengan pesawat-pesawat 737 kami sebelumnya," ujar Muilenburg.

Pria yang memulai karier di Boeing sejak 1985 itu memastikan bahwa perusahaannya memperhatikan keselamatan. Salah satunya dengan memastikan semua pelatihan sudah tersedia. "Dan dengan itu, kami menjalin komunikasi dengan pelanggan-pelanggan kami," katanya.

Kepada USA Today belum lama ini, Meilenburg juga mengatakan bahwa keamanan merupakan prioritas utama tidak hanya bagi Boeing, tapi juga dalam industri penerbangan.

"Saya memiliki keyakinan yang tinggi terhadap produk-produk kami, termasuk 737 MAX, ketika masuk soal keamanan, standar terbaik kami sudah maksimal," ucapnya.

Meilenburg menjelaskan, pesawat Boeing 737 MAX yang aman karena didesain, dibangun, dan didukung oleh orang-orang berpengalaman. Hal inilah yang membuat pesawat ini laku keras di pasaran.

Dia juga membantah Boeing baru memberikan petunjuk penggunaan mode manual saat kecelakaan Lion Air JT-610 jenis Boeing 737 MAX 8 yang karam di Perairan Karawang, Jawa Barat.

"Itu tidak benar. Fungsi yang relevan yang sudah dijelaskan dalam Operasi Manual Awak Penerbangan, dan kami secara rutin berkomunikasi dengan pelanggan untuk memberi informasi bagaimana mengoperasikan pesawat kami dengan aman," tuturnya.


Editor : Rahmat Fiansyah