Dirut dan Sejumlah Direksi Dicopot, Garuda Indonesia Gelar RUPS Luar Biasa Bulan Depan

Ilma De Sabrini ยท Sabtu, 07 Desember 2019 - 17:07 WIB
Dirut dan Sejumlah Direksi Dicopot, Garuda Indonesia Gelar RUPS Luar Biasa Bulan Depan

Jajaran Komisaris Garuda Indonesia dan Kementerian BUMN saat jumpa pers soal penyelundupan Harley-Davidson di Jakarta, Sabtu (7/12/2019). (Foto: iNews.id/Ilma De Sabrini)

JAKARTA, iNews.id - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berencana menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Januari 2020. Agenda utama rapat tersebut untuk merombak direksi menyusul skandal penyelundupan moge Harley-Davidson dan sepeda lipat Brompton.

Komisaris Utama Garuda Indonesia Sahala Lumban Gaol mengatakan, dewan komisaris telah mencopot Direktur Utama Ari Askhara dan sejumlah direksi Garuda yang diduga terlibat baik langsung maupun tak langsung dalam penyelundupan kendaraan mewah tersebut.

Saat ini posisi GIA-1 diisi sementara oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Fuad Rizal. Sementara posisi sejumlah direksi yang kosong tengah dicari para penggantinya.

"Lagi dibahas posisi terbaik, nanti (RUPLSB) sudah ada," kata Sahala di Jakarta, Sabtu (7/12/2019).

Untuk jadwal RUPSLB, Sahala memastikan akan menyampaikan surat resmi soal rencana tersebut ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Senin (9/12/2019) mendatang. Sesuai aturan, RUSPLB baru bisa digelar paling lambat 45 hari setelah surat diterima regulator.

Kendati demikian, mantan Komisaris Pertamina itu menjamin jajaran komisaris Garuda Indonesia bakal memproses perombakan tersebut dengan cepat. Dengan demikian, kisruh ini tidak mengganggu kinerja perseroan.

"Diharapkan tidak mengganggu operasional Garuda, maka dimohon karyawan Garuda, cabin crew, pilot, dan lain-lain menjalankan tugasnya dengan baik di Garuda," ucapnya.

Editor : Rahmat Fiansyah