Disuntik SoftBank Rp20 Triliun, Grab Jadi Decacorn Pertama di ASEAN

Rahmat Fiansyah ยท Rabu, 06 Maret 2019 - 15:50 WIB
Disuntik SoftBank Rp20 Triliun, Grab Jadi Decacorn Pertama di ASEAN

Grab resmi menjadi decacorn pertama di Asia Tenggara. (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Grab Holding mengumumkan pendanaan baru dari SoftBank Vision Fund senilai 1,46 miliar dolar AS atau lebih dari Rp20 triliun. Investasi tersebut mengantarkan Grab menjadi decacorn pertama di kawasan Asia Tenggara dengan nilai valuasi di atas 10 miliar dolar AS.

Suntikan dana tersebut menjadi bagian dari total pendanaan seri H yang diperoleh Grab senilai lebih dari 4,5 miliar dolar AS. Dalam seri ini, investor yang terlibat di antaranya Toyota Motor Corp, Oppenheimer Funds, Hyundai Motor, Booking Holdings, Microsoft Corp, Ping An Capital, dan Yamaha Motor.

Co-Founder & CEO Grab, Anthony Tan mengatakan, SoftBank Vision Fund merupakan mitra strategis Grab dalam beberapa tahun terakhir. Dia mengapresiasi dukungan penuh modal ventura tersebut.

"Investasi ini merupakan sinyal yang jelas kepercayaan mereka visi kami untuk menumbuhkan ekosistem teknologi di Asia Tenggara," kata Tan melalui keterangan tertulis, Rabu (6/3/2019).

Presiden Grab, Ming Maa berterima kasih atas dukungan investor kepada Grab. Dia menyebut, Grab terbuka terhadap investor baru sebagai strategi untuk mengembangkan bisnis di Asia Tenggara.

Maa mengungkapkan, Grab akan menggunakan pendanaan baru itu untuk memperkuat visi Grab untuk menciptakan layanan baru, akses yang lebih luas, sekaligus kenyamanan bagi pengguna.

Grab, kata dia, berencana untuk memperkuat bisnis jasa keuangan, pengantaran makanan dan parcel, konten dan pembayaran digital, dan sebagainya. Lewat GrabPlatform, Grab telah memperluas layanan video on-demand dengan HOOQ, kesehatan digital, asuransi, dan pemesanan hotel dengan Booking Holdings.

Sebagian besar investasi ini dipakai di Indonesia karena porsi bisnis transportasi on-demand di negara ini mencapai 60 persen untuk kendaraan roda dua dan 70 persen untuk kendaraan roda empat. Dia menyebut, pendapatan Grab meningkat dua kali lipat pada tahun lalu di Indonesia .

"Grab akan menggunakan modal ini untuk berekspansi di GrabFood dan GrabExpress dan mengembangkan bisnis vertikal lainnya di negara itu," ucap Maa.


Editor : Rahmat Fiansyah