DPR AS Selidiki Bisnis Keluarga Joe Biden, Bakal Panggil Putra Presiden

Jeanny Aipassa ยท Jumat, 18 November 2022 - 22:08:00 WIB
DPR AS Selidiki Bisnis Keluarga Joe Biden, Bakal Panggil Putra Presiden
Presiden AS, Joe Biden. (Foto: dok iNews)

WASHINGTON, iNews.id - Komite Pengawas DPR AS berencana memanggil Hunter Biden, putera Presiden AS, Joe Biden. Hal itu, terkait penyelidikan yang dilakukan terhadap bisnis keluarga Joe Biden. 

Ketua Komite Pengawas DPR AS dari Partai Republik, Jim Comer, mengatakan hingga saat ini belum ada rencana untuk memanggil Joe Biden.

"Tidak ada rencana untuk memanggil Joe Biden, tapi ada rencana untuk memanggil Hunter Biden,"  kata Jim Corner seperti kepada CNN, Jumat (18/11/2022).

Menurut dia, pemanggilan terhadap Hunter Biden untuk mengonfirmasi sejumlah bisnisnya di kuar negeri dengan kedudukan ayahnya selaku Presiden AS. 

Saat ditanya mengapa tak memanggil Joe Biden, Jim Comer mengatakan bahwa mencoba memaksakan kesaksian dari presiden yang sedang menjabat adalah prosedur "rumit". Hal itu juga terjadi saat Donald Trump menjabat sebagai Presiden AS.

Menurut dia, pemanggilan Hunter Biden merupakan pendekatan yang berbeda dan mendapat dukungan mayoritas di DPR. Namun dia menegaskan kembali bahwa penyelidikan komitenya difokuskan pada keterkibatan presiden yang sedang menjabat atas bisnis puteranya.

"Jadi ini bisa disebut investigasi terhadap Joe Biden dan bukan investigasi Hunter Biden," ungkap Jim Corner. 

menggemakan komentar yang dia buat saat konferensi pers Kamis pagi.

Sebelumnya pada Kamis (17/11/2022), Gedung Putih menyatakan penyelidikan Partai Republik di DPR bermotif politik dan hanya membuang-buang waktu.

 "Alih-alih bekerja dengan Presiden Biden untuk mengatasi masalah-masalah penting bagi rakyat Amerika, seperti biaya yang lebih rendah, prioritas utama Kongres Partai Republik adalah mengejar Presiden Biden dengan serangan bermotif politik yang penuh dengan teori konspirasi yang telah lama dibantah," kata juru bicara Gedung Putih, Ian Sams, dalam sebuah pernyataan kepada CNN.

Dia menambahkan, Presiden Joe Biden tidak akan membiarkan serangan politik ini mengalihkan perhatiannya dari fokus pada prioritas Amerika, dan kami berharap anggota Kongres dari Partai Republik akan bergabung dengan kami dalam menangani mereka alih-alih membuang waktu dan sumber daya untuk balas dendam politik.

Editor : Jeanny Aipassa

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:





Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda