Emas Berjangka Naik 1,08 Persen

Ranto Rajagukguk ยท Rabu, 01 Juli 2020 - 08:18 WIB
Emas Berjangka Naik 1,08 Persen

Emas berjangka naik. (Foto: Reuters)

CHICAGO, iNews.id - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup pada level tertinggi sejak September 2011 pada Selasa (30/6/202) waktu setempat. Pasalnya, investor tetap khawatir atas penyebaran kasus Covid-19.

Mengutip Xinhua, Rabu (1/7/2020), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik 19,3 dolar AS, atau 1,08 persen menjadi 1.800,5 dolar AS per ounce.

Peningkatan kasus baru Covid-19 di banyak negara bagian AS mendorong investor ke logam mulia sebagai tempat yang aman. Pasalnya, mereka memperkirakan dampak ekonomi Covid-19 belum berakhir.

Anthony Fauci, direktur Institut Alergi Nasional dan Penyakit Menular, memperkirakan dalam kesaksiannya di hadapan Komite Senat Kesehatan, Pendidikan, Perburuhan dan Pensiun bahwa kasus baru Covid-19 di Amerika Serikat dapat mencapai 100.000 per hari.

Emas juga menemukan dukungan dari dolar AS yang lebih lemah pada Selasa. Sebuah laporan yang dirilis oleh Institute for Supply Management menempatkan indeks pembelian manajer Chicago di 36,6 pada Juni, lebih buruk dari yang diharapkan, karena setiap pembacaan di bawah 50 menunjukkan kondisi yang memburuk.

Indeks kepercayaan konsumen yang dirilis pada Selasa oleh Conference Board yang berbasis di AS naik ke level tertinggi tiga bulan pada Juni. Emas diperdagangkan naik 12,8 persen untuk kuartal kedua, dan lebih dari 18 persen untuk paruh pertama tahun ini.

Perak untuk pengiriman September naik 57,3 sen, atau 3,17 persen, menjadi 18,637 dolar per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 23 dolar AS, atau 2,78 persen, menjadi 851,2 dolar AS per ounce. 

Editor : Ranto Rajagukguk