Gelar Investor Gathering, MNC Sekuritas Paparkan Kondisi Pasar 2019

Rully Ramli · Kamis, 14 Februari 2019 - 11:59 WIB
Gelar Investor Gathering, MNC Sekuritas Paparkan Kondisi Pasar 2019

Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

JAKARTA, iNews.id - MNC Sekuritas menggelar Investor Gathering & Corporate Forum 2019, dengan tema ‘The Last Defense’. Acara ini sejalan dengan komitmen MNC Sekuritas untuk terus memajukan pasar modal Indonesia.

Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina mengatakan, acara ini menjadi penting terutama bagi para investor, untuk memberikan pemahaman lebih dalam mengenai kondisi pasar pada tahun 2019. Diharapkan dengan adanya paparan ini, investor akan lebih nyaman lagi untuk melakukan investasi.

"Kami berharap acara tahunan yang digelar sejak tahun 2012 ini semakin memperluas wawasan nasabah dan meningkatkan confidence berinvestasi di pasar modal Indonesia,” ujar Susy di iNews Tower, Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Tahun lalu, MNC Sekuritas berhasil menunjukkan pertumbuhan yang positif dalam peningkatan jumlah nasabah, baik ritel maupun institusi. Tercatat, jumlah nasabah MNC Sekuritas mencapai lebih dari 48.000 nasabah, dengan perluasan jaringan point of sales sebanyak 122 poin secara nasional per Desember 2018.

"Meskipun tahun 2018 bukanlah tahun yang mudah bagi industri, digambarkan oleh kinerja IHSG tercatat minus 2,54 persen di akhir tahun 2018. Namun, MNC Sekuritas berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 42 persen dan mencatatkan pertumbuhan nasabah sebesar 62 persen,” tutur Susy.

Susy menuturkan bahwa perseroan berkomitmen untuk terus fokus mengembangkan digital trading dengan fitur-fitur canggih terkini sesuai perkembangan industri. Hal tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan gaya hidup masyarakat masa kini yang tidak dapat terlepas dari kemudahan teknologi.

Sementara itu, Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) menyambut positif gelaran forum ini karena akan mendorong investor lebih memahami kondisi pasar ke depannya. Ia menilai akan selalu ada kesempatan bagi para investor, baik saat kondisi pasar sedang baik maupun buruk.

"Saya ingin menggarisbawahi, bahwa pasar modal bisa menjadi satu opportunity di segala situasi. Tapi cara me-manage-nya saja berbeda," ujar HT.


Editor : Ranto Rajagukguk