Gelombang PHK Industri Migas, Chevron hingga Shell Pangkas 400.000 Karyawan

Djairan ยท Sabtu, 31 Oktober 2020 - 21:31:00 WIB
Gelombang PHK Industri Migas, Chevron hingga Shell Pangkas 400.000 Karyawan
Ilustrasi pemutusan hubungan kerja (PHK). (Foto: Sindonews)

WASHINGTON, iNews.id - Industri yang paling terpukul akibat Covid-19 di antaranya energi dan perjalanan udara. Perusahaan energi tengah berjuang menghadapi permintaan yang lemah dan harus melipatgandakan penghematan hingga terpaksa melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Rystad Energy melaporkan, secara keseluruhan lebih dari 400.000 pekerja di sektor minyak dan gas bumi (migas) terdampak PHK tahun ini. Dari jumlah itu, sekitar setengahnya berada di Amerika Serikat (AS) yang menjadi markas beberapa perusahaan penghasil energi besar.

Seperti Chevron, yang akan memangkas 25 persen tenaga kerja hasil akuisisi Noble Energy bulan ini. Sementara Exxon Mobil akan menghilangkan 15 persen karyawan, lalu Shell juga berencana memangkas sekitar 10 persen. Cenovus juga akan mem-PHK 25 persen karyawan setelah membeli saingannya Husky Energy.

“Realitas di era pandemi di seluruh industri minyak meliputi penghematan dalam skala luar biasa, ini belum pernah terjadi sebelumnya. Kehilangan pekerjaan tentu tidak dapat dihindari,” ujar analis dari Raymond James, Pavel Molchanov dikutip dari Reuters, Sabtu (31/10/2020).

Sementara di Australia, lebih dari 2.000 pekerja industri minyak telah diputus sejak Maret, termasuk di Exxon dan Chevron. Produsen gas independen terkemuka Australia, Woodside mengatakan awal bulan ini perusahaan terpaksa memangkas sekitar 8 persen tenaga kerjanya.

BP juga melakukan PHK kepada sekitar 50 persen tim eksplorasi, karena perusahaan mengalihkan operasi ke pengembangan energi terbarukan. Namun, tidak semua perusahaan demikian, seperti PetroChina produsen minyak dan gas terbesar di Asia, baru saja melaporkan lonjakan laba 350 persen dari tahun sebelumnya. 

Editor : Ranto Rajagukguk

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda