Grab Sesalkan Keputusan KPPU: Kami Akan Ajukan Banding

Aditya Pratama ยท Jumat, 03 Juli 2020 - 16:03 WIB
Grab Sesalkan Keputusan KPPU: Kami Akan Ajukan Banding

Aplikasi Grab. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - PT Grab Teknologi Indonesia menyesalkan keputusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang menjatuhkan sanksi atas dugaan diskriminasi yang menguntungkan mitra pengemudi Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI). Putusan ini membuat Grab dikenan denda Rp30 miliar dan TPI Rp19 miliar.

“Kami menyesalkan bahwa KPPU telah memutuskan bahwa Grab dan TPI bersalah atas dugaan diskriminasi yang menguntungkan mitra pengemudi TPI meskipun adanya argumentasi dan pembuktian yang kuat dari Grab dan didukung oleh saksi dan ahli yang dihadirkan dalam persidangan,” ujar Juru Bicara Grab Teddy Trianto dalam keterangannya, Jumat (3/7/2020).

Dia menilai, Grab tidak melihat adanya aturan yang dilanggar atau pihak yang dirugikan dalam kerja sama dengan TPI. Bahkan, hingga apalagi menimbulkan persaingan usaha yang tidak sehat. 

Dia menjelaskan, kerja ini dibentuk dengan tujuan sederhana untuk memberi manfaat bagi semua mitra pengemudi. Dia menyadari ada banyak mitra pengemudi yang ingin mendapatkan manfaat dari platform Grab untuk mendapatkan penghasilan yang jujur, tetapi tidak memiliki sarana berupa kendaraan, terlebih untuk dapat memiliki mobil pribadi. 

“Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan PT TPI untuk memfasilitasi akses sebagian mitra pengemudi ke layanan penyewaan mobil yang hemat biaya sehingga mereka dapat terus mencari nafkah seperti yang lainnya,” ujar dia. 

Dia memastikan sistem adil dan murni berdasarkan kinerja dan prestasi, karena Grab bertujuan untuk mempertahankan lingkungan pengguna yang positif dan saling menghormati bagi semua orang. 

Selain itu, Grab tidak memberikan perlakuan istimewa kepada mitra pengemudi yang terdaftar di TPI. Jika mitra pengemudi Grab yang terdaftar di TPI secara konsisten memberikan layanan berkualitas kepada penumpang, tentu saja mereka berhak atas manfaat program yang sama dengan semua mitra pengemudi lainnya. 

“Kami akan terus berupaya untuk melindungi brand dan reputasi kami dari tuduhan tidak berdasar yang dibuat oleh KPPU. Dengan memperhatikan prinsip ini, kami akan mengajukan banding terhadap putusan KPPU tersebut sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tutur dia.

Editor : Ranto Rajagukguk