Harga Baterai Mobil Listrik Diperkirakan Capai Titik Ekonomis pada 2030

Aditya Pratama ยท Rabu, 04 Desember 2019 - 17:04 WIB
Harga Baterai Mobil Listrik Diperkirakan Capai Titik Ekonomis pada 2030

Diskusi IDX Channel bertajuk 'Kesiapan Industri Otomotif Menuju Era 4.0' di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/12/2019). (Foto: iNews.id/Aditya Pratama).

JAKARTA, iNews.id - Industri kendaraan listrik semakin diseriusi di Tanah Air. Beberapa pabrikan telah memproduksi dan terus mengembangkan produknya.

Kendati demikian, melihat mobil listrik mengaspal di jalanan Tanah Air masih menghadapi sejumlah tantangan. Selain regulasi, harga komponen seperti baterai listrik juga membuat masyarakat cenderung menunggu (wait and see).

Vice President Pengembangan Teknologi dan Standarisasi PT PLN (Persero) Zainal Arifin mengatakan, khusus baterai, pada 2010 hingga 2018 harga mengalami penurunan tajam. Saat industri ini sekarang menggeliat, harga baterai perlahan melambung.

Zainal memperkirakan, tidak menutup kemungkinan pada 2030 harga baterai mencapai titik paling ekonomis.

"Jadi, kalau sekarang bicara harga mobil listrik masih mahal, kita tunggu nanti 2030 karena baterai akan mencapai titik ekonomisnya," ucap Zainal dalam diskusi IDX Channel bertajuk 'Kesiapan Industri Otomotif Menuju Era 4.0' di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Zainal juga memprediksi dunia akan lebih banyak menggunakan energi dalam bentuk elektrik pada masa mendatang. Bahkan, di 2050 sektor transportasi akan lebih dominan menggunakan listrik.

"Kalau kita lihat beberapa studi seperti itu. Memang betul di China ada perlambatan karena ada pengurangan pemerintah. Tapi kalau kita lihat mobil listrik itu sudah lebih dari lima juta sekarang," kata dia.

Zainal mengatakan, benefit dari penggunaan energi listrik antara lain menekan emisi. Selain itu juga lebih efisien.


Editor : Zen Teguh