Harga Makanan Mahal, Rest Area Trans Jawa Akan Diisi Pedagang Pantura

Okezone ยท Selasa, 12 Februari 2019 - 23:33 WIB
Harga Makanan Mahal, Rest Area Trans Jawa Akan Diisi Pedagang Pantura

Para pedagang yang biasa berjualan di Pantura akan disediakan lapak gratis di rest area Tol Trans Jawa. Mereka tidak akan dikenakan biaya sepeser pun. (Foto: Tol Trans Jawa/Ant)

JAKARTA, iNews.id - Mahalnya harga makanan di tempat peristirahatan (rest area) diduga menjadi salah satu penyebab sopir truk enggan masuk Tol Trans Jawa. Untuk itu, pemerintah akan menyiapkan lapak bagi pedagang yang biasa berjualan di jalur Pantura.

Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Yanuar Nugroho memastikan, para pedagang itu tidak akan dipungut biaya sepeser pun alias gratis. Namun, mereka harus mendafarkan diri kepada pemerintah daerah setempat.

Langkah ini, kata Yanuar, bisa menjadi solusi bagi sopir truk yang biasa membeli makanan dengan harga terjangkau di Jalur Pantura. Tak hanya itu, pemberian lapak gratis menjadi angin segar bagi pedagang yang mengeluh sepi pengunjung sejak kehadiran Tol Trans Jawa.

"Jadi kritiknya adalah pedagang-pedagang yang di luar tol, di Pantura sekarang kekurangan orang. Sekarang ini mereka disiapkan tempat di rest area. Itu diberikan kepada mereka gratis lewat Pemda," ujarnya di Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Yanuar menambahkan, kehadiran pedagang Pantura membuat aneka makanan di rest area lebih beragam di samping harga yang lebih murah. Makanan khas daerah, kata dia, bisa dinikmati pengguna tol seperti tahu gejrot hingga telur asin. Dengan demikian, porsi outlet-outlet dengan merek internasional seperti Starbuck dan KFC akan dikurangi.

"Jadi UMKM ini akan digunakan untuk rest area, itu kebijakan Presiden. Jadi nanti Anda akan lihat makin sedikit rest area yang akan punya Starbuck. Akan ada RM Padang di situ, tahu gejrot di situ telur asin, di situ bawang merah," tutur dia. (Giri Hartomo)


Editor : Rahmat Fiansyah