HT: Pariwisata dan Properti Harus Jadi Sektor Prioritas Ekonomi

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Kamis, 06 Desember 2018 - 20:42 WIB
HT: Pariwisata dan Properti Harus Jadi Sektor Prioritas Ekonomi

Chairman MNC Group, Hary Tanoeseodibjo (HT) saat menjadi pembicara dalam acara World Congres International FIABCI (The International Real Estate Federation) 2018 di Nusa Dua, Bali, Kamis (6/12/2018). HT menekankan pentingnya sektor pariwisata dan properti bagi perekonomian. (Foto: MNC Media)

NUSA DUA, iNews.id - Pariwisata dan properti dinilai berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk itu, kedua sektor tersebut harus menjadi prioritas.

Chairman MNC Group, Hary Tanoeseodibjo (HT) mengatakan, sektor pariwisata penting bagi ekonomi karena bisa menjadi pundi-pundi devisa. Hal ini terlihat dari jumlah kunjungan turis ke Indonesia yang selalu meningkat setiap tahunnya. Pada 2017, ada 16 juta kunjungan turis dengan porsi 70 persen menuju Bali dan Jakarta.

“Kalau turis yang ke Bali bisa mencapai 6-7 juta orang, namun kita masih kalah dengan thailand yang sanggup mendatangkan 16-17 juta orang ke Phuket setiap tahunnya. Gap-nya cukup banyak, sehingga ini perlu perhatian dan strategi matang untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia,” kata HT di Nusa Dua, Bali, Kamis (6/12/2018).

Pernyataan tersebut disampaikan HT saat menjadi pembicara dalam acara World Congres International FIABCI (The International Real Estate Federation) 2018. HT mengapresiasi acara yang diselenggarakan usai Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Real Estate Indonesia (REI) itu.

Menurut HT, acara ini bisa menjadi awal yang positif bagi Indonesia untuk meningkatkan kepercayaan investor di sektor properti dan pariwisata. Menurut dia, kedua sektor tersebut bisa maju bersama-sama dan menyerap banyak tenaga kerja.

"Saya sangat sarankan dua sektor ini menjadi lintas utama dan prioritas. Kemarin saya bertemu Presiden Jokowi, dan beliau sepakat bahwa sektor properti dan pariwisata akan diperhatikan dan ditingkatkan perkembangannya," kata dia.

MNC Group, kata pria asal Surabaya itu, siap membuka diri kepada investor asing untuk berkolaborasi membangun proyek di Lido dan Bali. HT menyebut, Bali merupakan wilayah dengah ekonomi yang ditopang oleh industri pariwisata dan properti.

"Di bagian selatan memang sangat terkenal dengan wisatanya tapi kini di bagian lain juga ikut dibangun agar tercipta pemerataan ekonomi di masyarakat. Bali utara itu sedang di bangun, dan sangat krusial bagi investor saat ini karena potensi pendapatannya yang tinggi,” ujar dia.

Di Bali, MNC Group tengah fokus mengembangkan berbagai proyek properti dan pariwisata seperti resort seluas 100 hektare yang mencakup hotel, villa, club, lapangan golf di area sekitar Tanah Lot, Bali. Di Lido, Bogor, MNC Group membuat Integrated Resort yang mencakup semua hal. Kedua proyek itu menyerap banyak tenaga kerja.

Basic-nya adalah entertainment terutama di Lido dan Bali, dengan intinya adalah satu kawasan yang dibangun untuk memajukan perekonomian, mendatangkan devisa dan dapat dibanggakan oleh masyarakat kepada dunia," ucap dia.


Editor : Rahmat Fiansyah