Imbas Covid-19, KAI Merugi Rp1,33 Triliun pada Semester I 2020

Suparjo Ramalan ยท Senin, 03 Agustus 2020 - 23:12 WIB
Imbas Covid-19, KAI Merugi Rp1,33 Triliun pada Semester I 2020

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat kerugian pada semester pertama 2020 sebesar Rp1,33 triliun. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat kerugian pada semester pertama 2020 sebesar Rp1,33 triliun. Padahal pada periode yang sama tahun lalu raihan keuntungan perusahaan mencapai Rp1,23 triliun. 

Mengutip laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Senin, (3/7/2020) kerugian KAI disebabkan beban pokok pendapatan. Total pendapatan pada semester satu tahun ini hanya mencapai Rp7,41 triliun atau merosot 38,91 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu Rp12,13 triliun.

Perincian pendapatan pada semester satu 2020 meliputi, angkutan dan usaha lainnya sebesar Rp7,27 triliun, konstruksi Rp137 miliar. Sementara, pada semester satu 2019, pendapatan angkutan dan usaha lainnya mencapai Rp10,7 triliun dan konstruksi sebesar 1,4 triliun. 

Di sisi lain, perusahaan pelat merah harus tetap mengeluarkan anggaran pada pos beban pokok pendapatan. Hal itu menjadi faktor lain adanya tekanan laba perusahaan sehingga merugi. 

Tercatat, total beban pokok pendapatan sepanjang semester satu 2020 mencapai Rp7,02 triliun, turun sedikit dengan beban pokok pendapatan tahun lalu yang sebesar Rp8,94 triliun.

"Beban pokok pendapatan tersebut terdiri dari beban angkutan dan usaha lainnya sebesar Rp6,89 triliun dan beban konstruksi sebesar Rp137,13 miliar," demikian keterangan keterbukaan informasi BEI, dikutip, Senin (3/8/2020). 

KAI juga mencatat beban usaha sebesar Rp1,27 triliun, turun tipis dari beban usaha periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,42 triliun. Bahkan, perseroan mengalami penurunan total aset hingga 30 Juni 2020 menjadi Rp44,50 triliun. Angka ini turun dibandingkan akhir Desember 2019 sebesar Rp44,90 triliun.

"Sementara jumlah liabilitas naik dari Rp25,09 triliun pada akhir Desember 2019 menjadi Rp26,11 triliun pada 30 Juni 2020," tulis BEI 

Untuk diketahui, kinerja KAI sebenarnya sudah mengalami pukulan sejak kuartal pertama 2020. Pada periode tersebut, laba bersih perseroan tercatat sebesar Rp251,25 miliar. Jumlah ini turun 42,72 persen dibandingkan capaian kuartal pertama 2019 yang sebesar Rp438,69 miliar.

Editor : Ranto Rajagukguk