Imbas Virus Korona, OJK Akan Longgarkan Syarat Pemberian Kredit

Aditya Pratama ยท Rabu, 26 Februari 2020 - 21:09 WIB
Imbas Virus Korona, OJK Akan Longgarkan Syarat Pemberian Kredit

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso> (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

JAKARTA, iNews.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta agar penilaian terhadap calon debitur yang mengajukan kredit diperlonggar. Pelonggaran itu berlaku bagi calon debitur yang usahanya terdampak wabah virus korona.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso menyebut, pelonggaran kredit bisa diberikan dengan mengurangi aspek penilaian kualitas kredit calon debitur. Selama ini, bank menggunakan tiga aspek yaitu prospek usaha, performa debitur, dan kemampuan bayar.

"Kalau pengusaha kena dampak itu dan juga akhirnya prospek usaha menjadi terganggu ke depan, kita bisa memberikan kelonggaran penghitungan kolektibilitas," katanya di Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Menurut Wimboh, pelonggaran tersebut bisa mengabaikan dua aspek, yaitu prospek usaha dan performa debitur. Kedua aspek itu dinilai tak relevan diterapkan kepada debitur terdampak virus korona.

"Jika perbankan menerapkan aspek prospek usaha, maka diprediksi semua debitur usaha itu menjadi bermasalah dalam menyelesaikan pembayaran kewajiban," ucapnya.

Mantan direktur eksekutif IMF itu menambahkan, sektor usaha yang paling terdampak virus korona di antaranya pariwisata, logistik, dan manufaktur yang berhubungan dengan ekspor-impor.

"Sektor-sektor ini yang menjadi perhatian kita bersama, baik itu pemerintah dan seluruh lembaga. Apa yang bisa kita lakukan untuk mengurangi beban dan menghindari semuanya secara bersama agar tidak terlalu berat," tuturnya.


Editor : Rahmat Fiansyah