Indonesia Teken Kerja Sama dengan AS untuk Pengembangan Vaksin Covid-19 Produksi Bio Farma

Anggie Ariesta · Sabtu, 18 September 2021 - 14:29:00 WIB
Indonesia Teken Kerja Sama dengan AS untuk Pengembangan Vaksin Covid-19 Produksi Bio Farma
Menteri Luar Negeri, Retno Maarsudi (tengah, berdiri) menyaksikan penandatanganan kerja sama PT Bio Farma dengan Dynavax, perusahaan farmasi Amerika Serikat, di Los Angeles, Jumat (17/9/2021). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Indonesia dan Amerika Serikat (AS) menandatangani perjanjian kerja sama untuk pengembangan vaksin Covid-19 yang diproduksi PT BIo Farma

Penadatanganan kerja sama dilakukan manajemen Bio Farma dengan perusahaan farmasi AS, Dynavax dengan disaksikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi bersama Wakil Menteri (Wamen) I BUMN Pahala Nugraha Mansury dan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwon, yang berkunjung ke Los Angeles dan Houston Amerika Serikat pada 16-17 September 2021.

Menlu mengatakan, penjajakan kerja sama ini merupakan rangkaian kegiatan dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia dan untuk memperkuat sistem kesehatan kedepannya.

"Pertama, pertemuan dengan Dynavax. Dynavax adalah produsen salah satu adjuvant terbaik di dunia. Adjuvant adalah suatu zat yang berfungsi menguatkan seed vaccine protein rekombinan," ujar Retno dalam keterangan pers secara virtual dari Houston, Texas pada Sabtu (18/9/2021).

Sebagaimana diketahui, salah satu BUMN Indonesia di bidang farmasi, yaitu Bio Farma, tengah melakukan kerja sama pengembangan vaksin dengan Baylor College of Medicine dengan menggunakan platform protein rekombinan.

Menurut Menlu, kerja sama antara Bio Farma dengan Dynavax adalah dalam rangka untuk membangun kemandirian vaksin. Ke depannya, Bio Farma dan Dynavax secara bersama-sama dapat mengembangkan vaksin mandiri platform protein rekombinan.

Pertemuan kedua adalah BioFarma dengan Google Health. Dalam penjajakan ini, telah ditandatangani dua nota kesepahaman atau MoU.

"MoU pertama merupakan bagian dari upaya Pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat melalui solusi teknologi digital, dan yang kedua untuk mendukung konsep digital and wellness corner” pada 20-50 apotek milik BUMN di Indonesia," tutur Retno.

Sebelumnya, Retno juga telah bertemu dengan Baylor College of Medicine di Houston. Ini merupakan pertemuan keduanya dengan Baylor setelah yang pertama berlangsung di awal Agustus lalu. Kerja sama BioFarma dengan Baylor ini pengembangan seed vaccine dengan platform protein rekombinan.

"Kerja sama saat ini sudah memasuki tahap uji pra-klinis dan segera dilanjutkan ke tahap uji-klinis yang diharapkan dapat diselesaikan pada akhir 2021. Ini dilakukan untuk mendukung ketahanan kesehatan Indonesia," ungkap Retno

Dua MoU telah ditandatangani Bio Farma dan Baylor, yakni "Amandemen Agreement Bio Farma-BMC" serta seputar kemitraan strategis kedua pihak yang akan memperkuat hubungan di luar penanganan pandemi Covid-19.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: