Ini 6 Pasar Rakyat yang Bakal Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Advenia Elisabeth ยท Minggu, 26 September 2021 - 09:12:00 WIB
Ini 6 Pasar Rakyat yang Bakal Gunakan Aplikasi PeduliLindungi
Mendag M Lutfi sebut ada 6 pasar rakyat yang bakal gunakan aplikasi PeduliLindungi.

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan melakukan uji coba penerapan protokol kesehatan melalui aplikasi PeduliLindungi di enam pasar rakyat. Ini dilakukan untuk memastikan pasar rakyat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung dari penularan Covid-19 sehingga dapat menggerakan ekonomi. 
 
"Ada beberapa pasar rakyat yang akan diuji coba dengan memperhatikan tingkat vaksinasi pedagang dan pengelola pasar rakyat,” kata dia dalam keterangannya, dikutip Minggu (26/9/2021).

Dia menuturkan, ada beberapa pertimbangan pelaksanaan uji coba implementasi aplikasi PeduliLindungi di pasar rakyat, di antaranya pedagang dan pengelola pasar rakyat sudah tervaksin 100 persen. Selain itu, pasar rakyat telah menerapkan protokol kesehatan sesuai rekomendasi Kemendag.

Pada pasar rakyat juga memiliki akses pintu masuk dan keluar yang dapat dikontrol pengelola, serta memiliki standar operasional prosedur (SOP) dalam penerapan protokol kesehatan dan menyediakan sumber daya manusia dalam penerapan aplikasi PeduliLindungi.

“SOP PeduliLindungi sangat penting agar dapat berdampingan dengan Covid-19 karena pandemi ini tidak akan cepat selesai dan kegiatan ekonomi dapat berjalan kembali,” ucapnya.

Berdasarkan usulan Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo), implementasi aplikasi PeduliLindungi akan diuji coba di enam pasar, yaitu Pasar Mayestik (Jakarta), Pasar Blok M (Jakarta), Pasar Baltos (Kota Bandung), Pasar Modern BSD (Kota Tangerang Selatan), Pasar Modern 8 Alam Sutera (Kota Tangerang), dan Pasar Wonodri (Kota Semarang). Keenam pasar tersebut telah mendapat QR Code dari Kementerian Kesehatan.

Lutfi menuturkan, kesuksesan implementasi aplikasi PeduliLindungi di pasar rakyat sangat tergantung pada kesadaran dan peran aktif masyarakat terhadap pengendalian Covid-19 serta kesiapan SDM pengelola pasar rakyat, khususnya dalam sosialisasi, pemeriksaan, dan pemantauan penerapan aplikasi PeduliLindungi. Selain itu, diperlukan kesiapan sarana prasarana pencegahan Covid-19 di pasar rakyat, seperti fasilitas cuci tangan, hand sanitizer, dan masker.

Sementara berdasarkan survei yang dilakukan Kemendag, tingkat vaksinasi pedagang pasar secara nasional mencapai 62 persen. Misalnya di Pasar Badung, Bali tingkat vaksinasi pedagang dan pengelola telah mencapai 100 persen dengan skor indeks pengendalian Covid-19 sebesar 69.

“Adanya penerapan aplikasi PeduliLindungi serta vaksinasi pedagang dan pengelola pasar yang mencapai 100 persen, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan dan keamanan bagi konsumen berbelanja kembali ke pasar rakyat serta meningkatkan omset para pedagang pasar,” tutur Lutfi.

Pada kunjungan ke Pasar Badung, pria yang pernah menjadi Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat ini, juga meninjau harga barang kebutuhan pokok (bapok). Menurutnya, harga bapok di Bali terkendali.

“Beberapa harga bapok bahkan lebih rendah dari harga rata-rata nasional dan cenderung turun. Dengan penerapan protokol kesehatan nantinya, daya beli masyarakat akan terangkat sehingga pasar rakyat ramai kembali dan kegiatan ekonomi berjalan lebih baik lagi,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pantauannya, harga beras medium tercatat Rp9.625, beras premium Rp11.667, gula pasir Rp12.500, minyak goreng kemasan sederhana Rp11.000, daging sapi Rp97.500, daging ayam ras Rp37.667, telur Rp21.600, bawang merah Rp21.333, serta bawang putih Rp22.667.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel: