Ini Empat Cara Pandai Berinvestasi untuk Investor Pemula

Advenia Elisabeth · Selasa, 22 Juni 2021 - 17:52:00 WIB
 Ini Empat Cara Pandai Berinvestasi untuk Investor Pemula
Ilustrasi Investasi. (Foto/Ilustrasi/SINDOnews)

JAKARTA, iNews.id - Berinvestasi kini menjadi kegiatan yang digandrungi masyarakat khususnya generasi muda di tengah pandemi COVID-19. Namun sayangnya fenomena tersebut tidak diiringi dengan pengetahuan yang cukup terhadap produk investasi yang dipilih. 

Co-Founder & CMO IndoGold, Indra Sjuriah, mengatakan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh investor pemula,  sehingga tidak salah berinvestasi atau hanya sekadar ikut-ikutan. 
 
“Prinsip dasar yang perlu diingat sebelum berinvestasi adalah mempelajari terlebih dahulu produk investasi yang ingin dipilih," ujar Indra, di Jakarta, Selasa (22/6/2021).

Dia menjelaskan, mempelajari produk investasi yang ingin dipilih perlu dilakukan agar para investor  dapat meminimalisir risiko yang ditimbulkan dari produk investasi tersebut. 

Pasalnya, selain untuk mengenali produk investasi, calon investor juga dapat menentukan strategi yang tepat dalam berinvestasi sehingga keuntungan yang diharapkan dapat tercapai. 
 
Indra pun membagikan empat cara yang dapat diterapkan sebelum memulai investasi. 

Pertama, berinvestasi pada diri sendiri. Ia menjelaskan bahwa berinvestasi dimulai pada diri sendiri dahulu. Hal itu bisa dilakukan dengan membekali diri tentang pengetahuan yang benar seputar investasi. 

"Berbagai konten investasi kini dapat diakses secara gratis di berbagai platform digital. Selain itu, bisa juga mengikuti pelatihan berbayar yang biasanya menawarkan pembelajaran yang lebih komprehensif mengenai investasi," ungkap Indra. 

Kedua, melakukan perencanaan keuangan yang baik. Menurut Indra, hal ini agar pendapatan aktif berupa penghasilan dapat terkelola lebih efektif dan efisien.

Cara sederhana dalam menerapkan perencanaan keuangan adalah pembuatan anggaran bulanan serta mengevaluasi pengeluaran bulanan yang dilakukan. 
 
Ketiga, menetapkan tujuan investasi. Dengan begitu, para investor dapat menetapkan besaran dana yang dibutuhkan di masa mendatang. 

"Sehingga para calon investor dapat menghitung besaran investasi rutin yang perlu dilakukan dalam mencapai besaran dana tersebut," ujar Indra.
 
Keempat, memilih produk investasi yang sesuai dengan profil risiko dan kemampuan finansial. Menurut dia, bagi investor pemula, emas dapat dipertimbangkan sebagai salah satu instrumen investasi jangka panjang. 

"Sebab investasi emas merupakan aset yang aman (safe haven) serta harganya yang cenderung mengalami kenaikan dalam waktu panjang," tutur Indra. 

Dia menambahkan, salah satu penyedia investasi emas yakni IndoGold. IndoGold, menyediakan investasi emas secara online yang mudah dan terjangkau, mulai dari Rp 10 ribu. 

Terlebih lagi, kini IndoGold telah menghadirkan voucher digital via Official Store di Shopee yang menawarkan promo menarik sehingga berinvestasi emas dapat menguntungkan. 

Pilihan nominal voucher mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 450 ribu dapat dipilih sesuai dengan kemampuan finansial investor. 

"Voucher digital tersebut nantinya dapat digunakan untuk pembelian emas di aplikasi IndoGold," kata Indra. 

Selain itu, voucher digital IndoGold juga dapat diperuntukkan sebagai hadiah bagi keluarga dan kerabat dekat untuk mengajak mereka mulai berinvestasi emas sehingga dapat meraih tujuan finansial kedepannya.

Lebih dari itu, bagi calon investor dimanjakan dengan IndoGold Official Store di Shopee yang menyediakan emas fisik ANTAM dan UBS dengan pilihan beragam gramasi emas bagi yang ingin berinvestasi emas fisik secara langsung. 

"Dalam rangka peluncuran voucher digital IndoGold di Shopee, IndoGold menawarkan promo terbatas berupa potongan harga hingga Rp 50 ribu untuk minimal pembelian Rp 900 ribu dengan memasukkan kode voucher INDOG500. Promo tersebut berlangsung dari tanggal 15-30 Juni 2021," ujar Indra. 

Editor : Jeanny Aipassa